Workaholic! Bagaimana Cara Mengatasinya

Apa sih yang dimaksud workaholic? Workaholic adalah suatu kondisi dari seseorang yang mementingkan pekerjaan secara berlebihan dan melalaikan aspek kehidupan yang lain.

Cara Atasi Workaholic

Seperti aholic yang lain, workaholic mempunyai kecanduan yang tidak sehat, dalam hal ini adalah kecanduan kerja, mengejar karir dan mengangggap mereka adalah satu-satunya yang bisa mengerjakan pekerjaan dengan benar.

Seorang yang workaholic akan menghabiskan sebagian besar hidupnya di tempat kerja atau membawa pulang pekerjaan mereka ke rumah, mereka kurang percaya untuk mendelegasikan tugas, mereka hanya memiliki waktu yang sedikit untuk kehidupan pribadi mereka, keluarga dan melakukan relaksasi. Keseimbangan bukan suatu keinginan yang lebih baik. Tapi membutuhkan keseluruhan mental, spiritual, fisik, dan kesehatan emosional.

Keseimbangan sangat dibutuhkan oleh seorang workaholic, lalu bagaimanakah cara untuk mendapatkan keseimbangan bagi seorang yang sudah kecanduan kerja, coba lakukan langkah mundur dalam kehidupan Anda, apakah Anda mengorbankan sisi lain dari kehidupan Anda karena waktu dan perhatian Anda dihabiskan untuk bekerja. Jika Anda hanya mengejar masalah keuangan yang sifatnya jangka pendek dan mengabaikan tujuan jangka panjang yaitu hubungan dengan pasangan dan anak-anak jika itu yang terjadi Anda perlu memikirkan kembali tujuan prioritas Anda. Pastinya Anda bertanya-tanya pada diri sendiri Anda bekerja keras untuk kepentingan keluarga, jujur saja apakah disana ada keseimbangan waktu yang Anda gunakan untuk masing-masingnya?

Ada beberapa tips yang bisa di gunakan untuk mengatasi workaholic:

1. Menetapkan batasan jam dan perhatian Anda pada pekerjaan. Hidup Anda tidak hanya untuk bekerja. Perusahaan juga tidak menginginkan Anda menjadi penghuni tetap kantor.

2. Carilah waktu yang tepat dan berkualitas untuk hubungan pribadi dan hiburan. Setiap manusia tidak pernah bisa hidup sendiri tanpa bantuan dan perhatian dari orang lain. Cobalah untuk bersosialisasi di luar lingkungan kantor.

3. Gunakanlah kreatifitas Anda untuk mencapai prestasi selain bekerja. Kembangkan wawasan Anda, banyak ilmu yang bisa Anda dapatkan dari lingkungan sekitar Anda. Mungkin ilmu tersebut nantinya dapat menunjang pekerjaan Anda juga.

4. Pekalah terhadap kebutuhan keluarga dan teman-teman Anda. Jangan sampai Anda mendapat sebutan ‘habis manis sepah dibuang’ karena Anda hanya kembali ke keluarga atau pun teman dikala Anda sedang susah, jika Anda sedang dalam keadaan senang Anda kembali disibukkan oleh pekerjaan.

5. Berolahragalah untuk kesehatan Anda. Terlalu banyak bekerja akan menimbulkan efek yang tidak baik bagi tubuh. Lakukanlah olahraga kecil saat bangun tidur jika Anda tidak memiliki waktu khusus olahraga di luar.

6. Terbuka dan jujur terhadap orang lain. Orang-orang di sekitar Anda akan bersedia menjadi pendengar yang baik untuk Anda. Itu lah salah satu fungsi dari bersosialisasi.

7. Menyadari bahwa kita ini manusia biasa yang mempunyai kelemahan dan kelebihan. Tidak ada manusia yang sempurna. Segiat apa pun Anda bekerja pasti akan tetap ada kekurangannya. Yang penting Anda sudah berusaha semampu Anda. Jangan pernah memaksakan diri untuk menjadi sempurna.

8. Meningkatkan sisi rohani kita dengan banyak berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Ketika kita mencapai keseimbangan gaya hidup, kita akan lebih mudah mencapai ketenangan batin yang kita perjuangkan untuk kepentingan orang-orang yang kita cintai.

Iklan lowongan baru setiap hari berarti kesempatan baru. Jangan sampai ketinggalan. Buat Job Alert