Tips Wawancara Via Telepon

Tips wawancara telepon1Hal biasa bagi para praktisi HR untuk melakukan wawancara telepon ketika menyeleksi para kandidat sebelum mengundang mereka datang ke kantor untuk berbicara empat mata. Dengan demikian, ini akan bermanfaat bagi pencari kerja pemula maupun yang berpengalaman untuk meningkatkan kemampuan wawancara telepon sehingga dapat memudahkan mereka melewati proses lamaran pekerjaan.

Jika kamu telah mengirim resume kamu, kemungkinan kamu akan mendapatkan panggilan telepon segera. Gunakan tips berikut untuk mengesankan orang yang menelepon, juga meningkatkan kesempatan kamu maju ke tahap selanjutnya.

 

Review dan rangkum prestasi yang pernah kamu miliki

Sulit untuk mengingat pengalaman kerjamu ketika mendapat wawancara telepon secara tiba-tiba. Ini pentingnya untuk kamu me-review, mengingat dan meringkas semua prestasi kamu, sehingga ketika seseorang menelepon, kamu dapat menjelaskan karakter, kemampuan, riwayat dan pengalaman kerja secara jelas dan masuk akal.

 

Cari tahu lebih banyak tentang perusahaan

Kamu akan mendapatkan kesempatan bagus dalam menjawab setiap pertanyaan saat wawancara telepon jika kamu sebelumnya mencari tahu lebih banyak tentang perusahaan tersebut. Sebaiknya kamu mencari tahu lebih banyak informasi mengenai perusahaan sebelum mengirim resume sehingga kamu akan mempunyai modal pengetahuan untuk menentukan apakah perusahaan tersebut adalah tempat di mana kamu benar-benar ingin bekerja.

Ketika kamu memiliki informasi profil perusahaan, kamu akan lebih mudah menyesuaikan lowongan kerja yang tersedia dengan pendidikan, skill, pengalaman kerja dan keahlian yang kamu miliki, dan lebih meningkatkan kemahiran kamu berbicara di telepon untuk kebutuhkan wawancara awal dan akhir.

 

Latihan menjawab pertanyaan wawancara telepon

Sekarang kamu telah selesai dengan riset dan memahami secara jelas resume kamu, langkah selanjutnya adalah merinci pertanyaan-pertanyaan yang mungkin muncul ketika wawancara telepon berlangsung dan cobalah berlatih menjawab semua pertanyaan tersebut. Lebih baik kamu gunakan bullet-form untuk menandakan jawaban kamu sehingga memudahkan kamu mencarinya. Praktekkan berulang kali jawaban kamu hingga merasa percaya diri dan tidak terkesan seperti membaca ketika menjawab pertanyaan si pewawancara.

 

Saat Wawancara Telepon Berlangsung

Jika si perekrut menelepon dan kamu setuju untuk memulai pembicaraan, siapkan segelas air untuk meredakan rasa gugup yang mungkin muncul. Jadilah pribadi yang bersahabat, bersikaplah dengan sopan dan pertahankan sikap profesional, serta selalu ingat untuk berbicara dengan jelas dan perlahan ketika menjawab pertanyaan sehingga sang interviewer mengerti jawaban kamu.

Jangan tahan senyuman yang muncul dari bibir kamu, karena sesuatu yang positif dan kepercayaan diri akan tersampaikan. Ketika wawancara telah selesai, jangan lupa ucapkan terima kasih. Kamu dapat pula mengirimkan ucapan terima kasih kamu atas waktu yang telah mereka luangkan ke email mereka.

 

Tips tambahan:

  • Jangan kunyah permen karet selama wawancara berlangsung.
  • Mintalah waktu untuk mempersiapkan salinan dari resume kamu ketika mendapat panggilan telepon, sehingga kamu dapat menjawab pertanyaan yang mungkin tidak di mengerti ketika interview membaca resume kamu.
  • Siapkan beberapa lembar kertas kosong dan pulpen untuk mencatat hal-hal yang menurut kamu diperlukan ketika wawancara. Ketika sang perekrut menelepon, sebaiknya kamu telah siap.

 

 

 

Nah jobsDBers, sekarang kamu tidak perlu takut lagi menerima wawancara telepon yang datang tiba-tiba. Apa kamu punya tips selain di atas? Berikan komentar kamu di bawah.

 

Bergabunglah di Facebook Fan Page, follow Twitter, dan terhubunglah di G+ kami untuk mendapatkan informasi terbaru seputar dunia kerja. Jangan lupa share artikel yang ada di jobsDB agar dapat menginspirasi rekan-rekan Anda dalam berkarier.

Iklan lowongan baru setiap hari berarti kesempatan baru. Jangan sampai ketinggalan. Buat Job Alert