Tips Mengikuti Job Fair

Job Fair1Kamu memutuskan untuk menghabiskan Sabtu kamu untuk menghadiri Job Fair dengan harapan menemukan lowongan pekerjaan yang sesuai. Kamu bangun pagi, memakai setelan andalan kamu, berkendara selama 30 menit atau lebih ke sebuah convention center, sabar menunggu antrian, menggenggam resume sambil membawanya ke sana ke mari mengunjungi booth-booth perusahaan berharap setidaknya kamu akan mendapat panggilan wawancara. Berhari-hari, berminggu-minggu dan bahkan berbulan-bulan penantian kamu tidak membuahkan hasil, kamu tidak menerima satupun panggilan wawancara dan kamu merasa perjuangan di Job Fair sia-sia saja.

Tarik diri kamu dari pengalaman buruk dengan Job Fair dan lanjutkan kehidupan kamu ke depan dengan semangat yang baru. Perluas kesempatan untuk sukses dan tetap ikuti Job Fair yang lain dengan menerapkan tips-tips berikut:

 

Persiapkan dokumen penting

Panitia penyelenggara Job Fair biasanya mencantumkan nama-nama perusahaan yang berpartisipasi dalam acara tersebut. Gunakan informasi ini untuk melakukan riset pada perusahaan-perusahaan yang menurut kamu potensial. Jacquie Ottema, seorang Employement Facilitator pada New Market Employment Resource Center menggaris bawahi pentingnya melakukan riset terlebih dahulu. Riset tersebut akan membantu meningkatkan kesempatan kamu dalam menulis resume dan cover letter yang lebih baik berdasarkan informasi yang kamu peroleh melalui riset ini.

Informasi ini akan memberikan kesempatan bagi kamu untuk fokus pada skill dan pengalaman kamu yang memang sesuai. Ini juga memberikan kamu batasan saat menjawab pertanyaan ketika harus mengikuti wawancara tanpa persiapan apapun. Perusahaan sangat tahu bagaimana cara melakukan screening interview saat Job Fair dan persiapan kamu akan bermanfaat untuk mengantisipasi hal ini.

Quick Tips: Beberapa penyelenggara Job Fair biasanya juga mencantumkan rincian dan deskripsi pekerjaan di bawah daftar perusahaan yang berpartisipasi. Sebaiknya kamu membuat catatan terkait dengan rincian tersebut untuk membantu proses perekrutan kamu selanjutnya.

 

Persiapkan resume dan cover letter dengan versi yang berbeda-beda

Janet Albert, pendiri Executive Search Regional Director untuk Bridgespan mengungkapkan bahwa cover letter sebaiknya ditulis dengan rapi, singkat dan bebas dari kesalahan kecil. Format resume yang digunakan harus yang simpel dan dapat membuat perusahaan memahami resume kamu secara cepat dan berkata, “Saya mengerti dengan jelas informasi tentang orang ini.”

Janet juga menekankan pentingnya menulis banyak versi dari cover letter dan resume kamu sebelum berpartisipasi dalam Job Fair karena akan ada banyak perusahaan dari industri yang beragam pada event tersebut. Buat resume dan cover letter yang dapat menunjukkan skill dan pengalaman yang relevan terhadap posisi yang akan kamu lamar. Janet menambahkan untuk membawa beberapa versi resume dan cover letter sehingga kamu dapat menyesuaikan dengan lowongan yang beragam. Mempersiapkan softcopy-nya juga merupakan ide yang baik saat perusahaan meminta kamu untuk melamar secara online. Datang dengan persiapan yang baik adalah salah satu cara terbaik untuk meninggalkan kesan positif terhadap perusahaan yang potensial selama Job Fair berlangsung.

Quick Tips: Perbanyak jumlah salinan resume dan cover letter yang akan kamu bawa ke Job Fair. Jika kamu juga membawa softcopy pun juga akan sangat membantu. Terdapat beberapa perusahaan yang telah berbasis digital, sehingga mungkin mereka akan meminta kamu untuk menyimpan file resume dan cover letter kamu di laptop mereka. Selain itu, jasa printing biasanya hadir di setiap Job Fair, maka lebih baik kamu persiapkan softcopy dokumen kamu.

 

Latihan menjawab pertanyaan wawancara

Selalu ada kemungkinan kamu akan diwawancarai secara on the spot, jadi sebaiknya kamu berlatih menjawab pertanyaan wawancara. Cari tahu lebih dulu setiap pertanyaan yang mungkin muncul sehingga kamu siap selama proses tersebut.

About.com’s Alison Doyle menyarankan bahwa berlatih sebelum menghadiri Job Fair atau bahkan sebelum wawancara merupakan hal yang perlu dilakukan. Latihan membantu kamu menjadi familiar terhadap pertanyaan yang berpotensi muncul selama proses perekrutan. Ini dapat meningkatkan rasa percaya diri dan membantu agar lebih tenang saat merespon pertanyaan yang diajukan. Semakin baik jawaban kamu, maka semakin besar kesempatan kamu mendapat tawaran pekerjaan.

Quick Tips: Para pencari kerja biasanya mengenakan pakaian yang bernuansa kasual saat menghadiri Job Fair karena lebih nyaman saat digunakan untuk berjalan ke sana ke mari. Tapi ini dapat menjadi hal yang memalukan ketika kamu mendadak diundang untuk mengikuti wawancara. Lebih baik kamu bersiap walaupun dengan outfit yang kasual, namun kamu harus terlihat “smart” untuk berjaga-jaga ketika hal ini terjadi. Ingat bahwa kamu sedang berlomba-lomba mendapatkan pekerjaan, jadi penampilan kamu harus lebih baik dari yang lain.

 

Job Fair merupakan event pencarian kerja yang tidak boleh kamu lewatkan begitu saja. Persiapan yang baik merupakan kunci keberhasilan kamu. Dengan mengikuti tips ini maka kesempatan kamu untuk mendapatkan tawaran pekerjaan akan meningkat.

Semoga berhasil!

jobsDbers, ikuti tips-tips tersebut agar proses pencarian kerja kamu makin efektif! Silakan berikan komentar kamu di bawah.

Bergabunglah di Facebook Fan Page, follow Twitter, dan terhubunglah di G+ kami untuk mendapatkan informasi terbaru seputar dunia kerja. Jangan lupa share artikel yang ada di jobsDB agar dapat menginspirasi rekan-rekan Anda dalam berkarier.

Iklan lowongan baru setiap hari berarti kesempatan baru. Jangan sampai ketinggalan. Buat Job Alert