Tips Mengatasi Debate dalam Meeting

Meeting sangat diperlukan setiap organisasi untuk mencapai suatu kesepakatan dalam organisasi yang umumnya dilakukan oleh lebih dari tiga orang, dengan background job function dan divisi yang berbeda-beda. Meeting dimaksudkan agar kita bisa berdiskusi tentang segala hal dan berusaha untuk memperoleh pendapat dari berbagai pihak, sehingga keputusan yang diambil pun akan lebih matang.

Ada diskusi ada perbedaan pendapat. Hal ini biasa terjadi dalam setiap organisasi. Konflik atau debate sangat mungkin terjadi dalam sebuah pertemuan atau meeting. Wajar saja ini terjadi karena tidak semua peserta meeting mempunyai pemikiran dan persepsi yang sama satu sama lainnya. Akibat dari debate yang terjadi di ruang meeting pun akan berpotensi memecah belah karyawan menjadi kelompok-kelompok yang saling bermusuhan. Sehingga akan berakibat terhadap lingkungan kerja yang tidak nyaman. Anda sebagai seorang pemimipin harus bisa menetralkan keadaan yang sudah mulai memanas dalam ruang meeting sehingga tidak akan berlanjut di luar ruang meeting.

Berikut tips yang bisa membantu Anda mengatasi debate yang terjadi di dalam meeting sehingga tidak menyebabkan perpecahan dalam tim yang Anda pimpin.

  1. Dengarkan

    Beri kesempatan kepada masing peserta meeting untuk mengutarakan argumen dan pendapat mereka. Cobalah untuk mendengarkan terlebih dahulu apa yang mereka utarakan. Salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh pemimpin sejati adalah mendengarkan. Karena dengan mendengarkan Anda akan mendapatkan rasa hormat dari karyawan Anda.

  2. Analisa

    Selama Anda mendengarkan beberapa argumen coba Anda analisa terlebih dahulu sebelum memutuskan. Tentunya pendapat yang diutarakan oleh anggota meeting tidaklah sama, disinilah tugas Anda sebagai seorang pemimpin untuk menganalisa pendapat-pendapat tersebut sehingga keputusan yang diambil pun merupakan keputusan yang terbaik.

  3. Adil

    Bersikap adil dan objektif sangat diperlukan dalam hal ini. Janganlah Anda menggunakan kekuasaan Anda sebagai alat yang bisa membenarkan hal yang salah. Dan jangan karena Anda merasa lebih dekat dengan salah satu Anggota tim Anda, kemudian Anda merasa harus membelanya dalam debate. Jika Anda tidak bisa bersikap adil menghadapi debate dalam meeting, maka akan ada rasa cemburu dalam tim Anda yang akhirnya hal ini akan menjadi pemicu utama perpecahan dalam tim Anda.

  4. Jadilah mediasi

    Konflik-konflik yang terjadi dalam sebuah perusahaan biasanya terjadi karena komunikasi yang kurang efektif dan kurangnya pemahaman satu sama lainnya. Bukalah komunikasi terbuka dan menjadi mediasi bagi tim Anda.

  5. Berani memutuskan

    Keputusan dari seorang pemimpin tidaklah muncul dengan tiba-tiba melainkan melalui sebuah proses dan pemikiran yang matang. Ketika debate yang terjadi di ruang meeting semakin memanas dan Anda merasa bahwa walaupun dilanjutkan tetap saja tidak ada jalan keluarnya, maka Anda harus bisa mengambil tindakan tegas dalam hal ini. Putuskanlah apa yang menurut Anda paling benar.

Remember!

Kunci dalam keberhasilan sebuah tim adalah unity. Dengarkan, analisa, adil, jadi mediasi, dan putuskan! Itulah yang harus Anda lakukan.