Tips Fashion untuk Musim Hujan

Fashion Saat Musim Hujan 700x365

Hujan semakin sering mengguyur Nusantara, pertanda bahwa Indonesia sudah memasuki musim penghujan. Suasana terik dan hawa panas tergantikan dengan udara yang sejuk namun lembab dan basah. Menyenangkan sekaligus merepotkan sebab kemana-mana harus siap sedia payung atau jas hujan. Apalagi jika hujan sudah turun setiap hari, berbasah-basah ria saat menuju ke kantor maupun saat melakukan aktivitas di luar ruangan mau tidak mau harus dijalani. Kalau sudah begini, baju, celana, dan sepatu pasti jadi korban, selalu basah dan kotor. Penampilan pun seringkali terkesan berantakan dan seadanya. Efeknya bisa merembet kepada menurunnya kepercayaan diri, lalu membuat mood jadi jelek. Ujung-ujungnya jadi tidak semangat bekerja dan malas berbuat apapun.

Meskipun tidak semua orang mengalami hal tersebut, tapi ketidaknyamanan akibat penampilan yang kurang oke karena pakaian atau sepatu basah dan kotor karena becek cukup mengganggu juga. Tips di bawah ini tidak hanya membantu Anda menjalani musim hujan tanpa merusak penampilan, tapi juga memberi saran-saran praktis agar terlihat lebih cerah dan tetap fashionable.

Simpan stiletto/sepatu kulit Anda. Jika Anda termasuk sering beraktifitas di luar ruangan, hindari menggunakan stiletto atau sepatu berhak tinggi, terutama yang berbahan kulit, beludru atau bahan kain lainnya. Sayang sekali jika sepatu mahal Anda rusak begitu terkena tetesan air hujan atau terciprat lumpur. Simpan sepatu Anda di kantor jika tetap harus pakai saat bekerja di dalam ruangan. Untuk berangkat kerja sebaiknya pakai boots nyaman, atau alas kaki berbahan plastic / karet seperti jelly shoes yang sedang ‘in’.

Pilih tas yang tahan air. Meskipun Anda memakai payung, tetesan air hujan akan mengenai tas yang Anda sandang di bahu. Sebagai pencegahan, gunakan tas dari bahan patent leather atau bahan sintetis tahan air yang bisa dengan mudah dikeringkan dengan lap saja. Pilih tas dengan resleting tertutup untuk menghindari kemungkinan air masuk dan membasahi perlengkapan yang Anda bawa.

Simpan hair dryer di kantor. Baju basah dan rambut ‘lepek’ gara-gara kehujanan memang menjengkelkan, apalagi jika profesi Anda menuntut untuk selalu tampil presentable. Untuk itu selalu sediakan hairdryer atau alat ‘catok’ yang handy dan kecil di kantor agar bisa mengeringkan rambut dan baju Anda. Bisa juga menggunakan pengering tangan di toilet, tapi jangan terlalu sering sebab angin panasnya bisa merusak rambut Anda.

Hindari penggunaan baju dan celana full-length. Kecuali bagi Anda yang mengenakan jilbab yang memang harus mengenakan pakaian panjang. Saat musim hujan disarankan memakai pakaian yang simple, hingga tidak membuat repot. Celana panjang usahakan jangan sampai lebih dari mata kaki sebab akan terseret-seret ketika berjalan. Akibatnya bagian bawah celana akan basah dan kotor. Cara praktis lain adalah dengan mengenakan celana katun dengan model kapri (7/8 length), lalu menggantinya dengan celana formal setibanya di kantor.

Jangan gunakan rok yang mengembang. Selain akan terasa berat ketika basah, rok seperti itu akan mudah tertiup angin. Saat turun hujan sebaiknya Anda menggunakan rok yang pas di badan (berlaku pula untuk pakaian) atau model A-line dengan panjang setidaknya selutut.

Kenakan jaket, trench coat atau cardigan. Item ini sangat berguna jika Anda menggunakan transportasi umum. Selain melindungi dari tempias hujan, juga bisa menghangatkan tubuh saat diruang kantor yang ber-AC.

Seputar warna dan bahan. Hindari pakaian berwarna putih, sebab noda akibat lumpur akan sangat jelas terlihat. Untuk bawahan, baik rok atau celana, pilihan warna gelap adalah yang terbaik. Selain menutupi kotor, warna gelap tidak terlihat transparan manakala basah oleh air. Atasan boleh dipilih yang sedikit berwarna untuk mengusir perasaan gloomy akibat cuaca yang selalu mendung, misalnya warna biru, hijau, pink, kuning lemon dan turquoise. Untuk bahannya sebaiknya pakai katun, poly-nylon, sutra yang sedikit tebal. HIndari bahan terlalu tipis karena bisa membuat tembus pandang, sementara lycra akan melekat di badan ketika basah dan membuat lembab dan gerah.

Bergabunglah di Facebook Fan Page, follow Twitter, dan terhubunglah di G+ kami untuk mendapatkan informasi terbaru seputar dunia kerja. Jangan lupa share artikel yang ada di jobsDB agar dapat menginspirasi rekan-rekan Anda dalam berkarier.