Menghadapi Drama di Kantor

Dealing-with-Office-Drama1

Menghabiskan empat puluh jam di kantor (atau bahkan bisa lebih jika kamu menghitung juga waktu lembur), kamu akan terjebak dalam kegilaan di tempat kerja. Walaupun kinerja kamu  tetap diharapkan, ini adalah saat kamu dapat bergerak menjauh dari cara bekerja yang baik. Ketika suatu “kegilaan” berubah menjadi sebuah kebencian, kamu harus mengetahui bagaimana cara menghadapi drama ini supaya kamu dapat mempertahankan kewarasan kamu dan lebih dari semua itu, untuk kebaikan karir kamu.

 

Tips Ampuh Menghadapi Drama di Kantor

 

Menghadapi Rekan Kerja yang Buruk

Tidak ada yang lebih melelahkan dari bekerja dengan rekan yang mempunyai kesan negatif tinggi. Ketika kamu dengar hal yang buruk dari mereka, maka ini waktu bagi kamu untuk berpikir bagaimana cara menjauh dari mereka sejauh yang kamu bisa. Rekan kerja yang buruk dapat membahayakan hal positif dan antusiasme yang kamu punya. Sikap mereka akan mempengaruhimu tanpa disadari dan kamu akan mulai merasakan hal yang sama (negatif) terhadap pekerjaan kamu.

Kamu memiliki dua cara dalam menghadapi masalah ini. Pertama, kamu dapat secara langsung berbicara tentang hal ini dengan mereka, atau kamu memilih untuk menghiraukan sikap mereka dan tetap jaga jarak. Cara kedua lebih mudah dilakukan karena cara pertama membutuhkan kehati-hatian yang lebih dalam menyampaikan masalah ini kepada mereka. Jika kamu memutuskan untuk berbicara dengan mereka, pilih waktu yang tepat seperti saat sedang bersantai dari pekerjaan. Sulit bagi orang-orang untuk diberitahu bahwa diri mereka memiliki berperilaku negatif dan memerlukan hati serta pikiran yang besar untuk bangkit dari hal yang negatif. Jika kamu beruntung, kamu dapat membantu mereka dalam menyelesaikan masalahnya. Namun apabila jika yang terjadi malah sebaliknya, janganlah berkecil hati, setidaknya kamu telah mencoba.

 

Menghadapi Gosip Kantor

Gosip lumrah terjadi di lingkungan kerja manapun. Setiap orang sepertinya ingin ikutan untuk bergosip, kecuali mereka yang dijadikan bahan pembicaraan. Merupakan ide bagus untuk menjauhkan diri kamu dari rumor yang beredar, selama hal itu tidak bermanfaat bagi karirmu. Ingat apabila mereka membicarakan orang lain dengan kamu, maka tidak menutup kemungkinan mereka juga membicarakan kamu dengan orang lain. Menjadi eksis dan terkenal adalah hal terakhir jika kamu ingin menjadi bagian dari rumor tersebut. Jika rekan kerja kamu mulai membicarakan sebuah gosip, menghindarlah dari pembicaraan itu secara santun atau cobalah mencari topik pembicaraan lain yang lebih produktif. Jika mereka malah bersikeras mengajakmu membicarakan sebuah rumor, temukan suatu hal yang dapat menghindarkan kamu dari berbicara tentang hal yang buruk.

 

Menghadapi Rekan Kerja yang Pemarah

Rekan kerja yang buruk dan memiliki temperamen yang tinggi tidak akan membawa hal positif untukmu. Rekan kerja yang tempramen biasanya suka bertindak secara keras, Apakah karena kamu dapat melakukan pekerjaan dengan mudah atau apapun alasannya, penting untuk kamu berhati-hati dalam mengambil tindakan ketika menghadapi mereka. Jangan menyiramkan bensin pada api yang sedang berkobar. Cobalah untuk meredakan situasi dengan lebih menjaga lidah dan emosi kamu. Hal terbaik yang dapat kamu lakukan adalah mendengarkan dengan baik kekecewaannya. Biarkan mereka meluapkan kekesalannya dan tetaplah tenang namun waspada jika mereka telah menganggap kamu counselor mereka. Lebih baik kamu coba untuk meminta bantuan HR untuk melakukan mediasi ketika keadaan makin memburuk. Berbalik marahpun percuma sehingga lebih baik kamu tenang dan pergi dari sana.

 

Menghadapi Perasaan Negatif Diri Sendiri

Tidak ada yang lebih rumit melainkan saat menghadapi perasaan negatif dari dirimu sendiri tentang pekerjaan yang kamu lakukan dan perusahaan di mana kamu bekerja. Jika kamu selalu complain tentang segala hal setiap harinya, tentang lamanya waktu, lembur yang tidak terduga, bahkan tentang orang-orang sekitarmu, mereka akan menganggap kamu pribadi yang buruk dan jelas ini akan mengurangi kesempatan kamu mendapat promosi.

 

Berikut beberapa tips yang dapat kamu lakukan:

  • Jangan biarkan perasaan negatif yang kamu bawa mempengaruhi rekan-rekan kerjamu di kantor. Jika kamu berpikir bahwa kamu tidak lagi nyaman dengan pekerjaanmu, lebih baik kamu mengundurkan diri daripada berbagi perasaan kamu dengan yang lain. Jika kamu tidak ingin berhenti dari pekerjaan tersebut, tanyakan pada diri kamu jenis pekerjaan apa yang disukai dan yang tidak disukai.
  • Ketika kamu temukan akar permasalahan kamu, atasi dengan berkonsentrasi pada hal-hal yang kamu sukai dan terus pikirkan hal tersebut saat perasaan negatif itu kembali menyerang kamu. Semakin banyak kegiatan yang kamu lakukan maka semakin sulit untuk menghilangkan sikap negatif tersebut.
  • Tetap berpandangan positif. Melakukan hal positif merupakan skill yang dapat dipelajari (hasil yang ditunjukkan setelah beberapa riset yang dilakukan oleh peneliti Positive Psychology, Martin Seligman dan Mihaly Csikszentmihalyi). Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai Positive Psychology, kamu dapat membaca buku dari Srikumar Rao yang berjudul “Happiness at Work” di tempat kerjamu.

 

jobsDBers, saat kamu menghadapi situasi seperti di atas, apa yang akan kamu lakukan? Share kepada kami di comment box ya.

 

Sebagai bagian dari pelayanan kami kepada anda, jobsDB.com selalu berupaya menyediakan berbagai informasi mengenai dunia kerja, tips kepemimpinan, info karir dan tentunya puluhan ribu lowongan kerja terbaru. Besar harapan artikel di atas bermanfaat bagi anda

 

Tingkatkan kesempatan Anda untuk direkrut. Buat profil jobsDB

Tingkatkan kesempatan Anda untuk direkrut. Perbarui Profil jobsDB