Melatih Teknik Bicara dalam Presentasi

Melatih-Teknik-Bicara-dalam-Presentasi

Mengolah sebuah percakapan adalah ibarat seorang koki yang mengolah bahan makanan menjadi santapan yang lezat. Untuk itu anda harus tahu apa saja yang diperlukan dan bagaimana cara menggunakannya. Berikut adalah tipsnya :

Teknik Bicara dalam Presentasi

• Pengunaan kata-kata yang benar sangat penting, sedikit saja anda keliru, terkadang akibatnya bisa diluar dugaan. Susunan kata, cara pengucapan, dialog terkadang dapat menjadi hal yang harus benar-benar diperhatikan penggunaannya. Terlebih bila anda ingin mendapat manfaat besar dari sebuah pembicaraan, contohnya anda sedang menjual.

• Aturlah dan pikirkan kata-kata anda sebelum bicara, terkadang sangat bermanfaat bila anda menuliskan konsepnya terlebih dahulu. Ini akan sangat membantu anda untuk bicara dengan terarah dan jelas. Anda juga akan mendapat manfaat secara otomatis dapat berbicara dengan sangat baik bila sering melakukan hal ini. seorang pembicara dapat berbicara dengan baik didepan audiens, dan beberapa dari mereka memikirkan bahkan membuat coretan sederhana mengenai kata-kata yang akan dipakai.

• Perbanyaklah kosakata yang anda pakai. Contohlah pemakaian kata dari orang-orang yang memiliki kosakata cukup bagus, sesuai dengan bidang pekerjaan anda. Atau dapatkan referensi dari buku-buku komunikasi berkualitas, yang membahas dunia kerja. Perhatikan baik-baik, komunitas anda akan mempengaruhi kosakata anda.

• Pakailah kosakata yang sesuai dengan sudut pandang lawan bicara. Bila berbicara dengan seorang Teknisi, maka kosakata anda akan banyak memuat hal-hal teknis. Bila berbicara dengan pengusaha, maka kosakata anda akan banyak memuat hal-hal yang berhubungan dengan peluang, keuntungan, dan trend.

• Salah satu cara untuk mengetahui sudut pandang mereka adalah dengan cara bertanya. Bertanya, yang dimaksud adalah mengajukan pertanyaan mengenai kehidupan pribadi atau profesionalnya. Gunakan kalimat Tanya yang terbuka agar tidak dijawab dengan “ya” atau “tidak”. Dalam bukunya, Les Giblin mengatakan,bahwa semua orang suka membicarakan mengenai dirinya sendiri. Jika anda berhasil membuat seseorang menceritakan tentang dirinya, maka dia akan berbicara dengan sudut pandangnya, dan termasuk ketika menanggapi penawaran anda. Bahkan dari hal tersebut anda dapat menangkap beberapa kosakata yang mungkin dapat anda pakai, atau disesuaikan, serta gaya bicara yang dapat digunakan.

• Sangat bagus bila anda dapat membuat klien anda tertawa, karena tertawa adalah salah satu tanda bahwa pelanggan setuju dengan anda. Hindari bercanda menyangkut sara, menjelekkan orang lain , sex, dan topic lain yang kurang sopan. Ini membuat posisi anda akan tetap aman. Menertawakan diri sendiri atau membuat lelucon mengenai diri sendiri sangat bagus, namun tetap mempertimbangkan batasan mengenai topiknya.

• Pelajaran pertama sebelum mahir membuat orang tertawa adalah, menanggapi cerita lucu dari orang lain dengan tertawa. Semakin mudah dan santai anda dapat menanggapi dengan tawa, maka semakin terasah “sense of humor” yang anda miliki. Yang penting ¬

• jangan berlebihan dalam menanggapi dengan tawa anda, karena justru membuat orang enggan berkomunikasi lebih lanjut.

Sukses untuk anda!

foto-agus-gunawan

Regards,

Agus Gunawan
Professional Trainer & Coach

Master Trainer
Agus Gunawan adalah seorang Professional Trainer dan Coach, yang mengkhususkan dirinya dalam memberikan pelatihan bisnis untuk berbagai kalangan terutama saat mereka berbicara di depan umum dan membawakan presentasi dengan luar biasa. Mr. Agus Gunawan telah berpengalaman bicara di depan ribuan orang sekaligus dalam berbagai seminar tingkat Nasional dan juga di hadapan berbagai perusahaan ternama.

 

Sebagai bagian dari pelayanan kami kepada anda, jobsDB.com selalu berupaya menyediakan berbagai informasi mengenai dunia kerja, tips kepemimpinan, info karir dan tentunya puluhan ribu lowongan kerja terbaru. Besar harapan artikel diatas bermanfaat bagi anda

Iklan lowongan baru setiap hari berarti kesempatan baru. Jangan sampai ketinggalan. Buat Job Alert