Rahasia Sukses Phone Interview saat Proses Rekrutmen

Dalam proses rekrutmen di Indonesia, phone interview (wawancara via telepon) menjadi salah satu pilihan perusahaan untuk menyeleksi kandidat-kandidat terbaik.

Beberapa perusahaan memasukkan phone interview dalam tahap screening CV.  Phone interview dinilai efektif saat kandidat yang resume-nya dirasa sesuai tapi perlu memastikan beberapa hal dan sebaiknya dipastikan saat phone interview.

Hal yang dimaksud bisa berkaitan dengan kriteria minimum kandidat, persyaratan yang diwajibkan, range gaji yang diharapkan, kemampuan berbahasa Inggris, dan skill tambahan yang dimiliki kandidat.

Meskipun hanya segelintir hal yang ditanyakan, hal ini sangat krusial dan banyak kandidat yang gagal saat phone interview. Phone interview dapat dikatakan sebagai gerbang awal sebelum tahapan interview berikutnya. Meskipun phone interview terbilang singkat, tetapi harus tetap dilakukan dengan maksimal.

Berikut rahasia sukses phone interview:

  • Tetap ON and Online

Adakalanya perusahaan menelpon kandidat secara mendadak dan tidak terjadwal, ataupun sudah dijadwalkan tetapi tidak menutup kemungkinan bila interview dilaksanakan lebih cepat atau melebihi waktu yang ditentukan.

Oleh karena itu, penting sekali untuk memastikan telepon selalu aktif saat jam kerja dan apabila sedang melakukan aktivitas lain tetap pastikan HP selalu dalam jangkauan. Pastikan juga bila HP selalu terkoneksi dengan internet, untuk mengantisipasi apabila interview dijadwal ulang dan ada pemberitahuan melalui email atau Whatsapp.

Tidak hanya HP yang selalu ON, begitu juga dengan usernya. Bagi para fresh graduate yang sedang aktif mencari kerja, alangkah baiknya untuk beristirahat yang cukup dan selalu terjaga saat jam kerja agar tidak tertidur dan melewatkan telepon dari recruiter.

  • Perhatikan Sikap

Tidak hanya interview face-to-face yang perlu memperhatikan sikap, phone interview pun juga demikian. Tetaplah menghormati recruiter, memperlihatkan antusiasme, menjaga sopan santun, dan bertutur kata yang baik.

Nada saat berbicara pun juga perlu diperhatikan, apabila nada terlalu tinggi nanti akan diinterpretasikan bahwa kandidat cenderung temperamental dan kurang bisa mengendalikan emosi. Perlihatkan antusiasme dengan menanyakan pertanyaan singkat seperti tahapan rekrutmen di Indonesia selanjutnya dan hal-hal berkaitan dengan posisi yang dilamar.

  • Punya Banyak Pengetahuan

Pahami perusahaan dan posisi yang dilamar, aktif mencari tahu mengenai proses bisnis perusahaan, budaya perusahaan, perkiraan range gaji yang ditawarkan, dan deskripsi posisi yang dilamar untuk memberi gambaran karyawan seperti apa yang sedang dicari.

Yakinkan recruiter bahwa kamu memiliki pengalaman dan skill yang sesuai dengan posisi tersebut, serta kontribusi apa yang dapat kamu berikan untuk membantu menunjang kesuksesan perusahaan. Misal di posisi Sales, kamu memiliki jaringan yang luas untuk customer dengan segmen dan area tertentu serta selalu bisa mencapai target yang diberikan oleh perusahaan.

  • Banggakan Pencapaian

Tidak ada salahnya sedikit membanggakan pencapaian yang sudah diraih. Pencapaian yang dimaksud diutamakan yang terbaru dan relevan untuk posisi yang dilamar. Hal ini akan memperlihatkan bahwa kamu bisa diandalkan, memiliki motivasi yang tinggi, dan keinginan tinggi untuk berkembang.

Namun perlu diperhatikan dalam penyampaiannya harus lugas dan mudah dipahami. Bagi para fresh graduate, kamu dapat menjelaskan mengenai pencapaian akademik maupun non-akademik seperti kepanitiaan atau organisasi.

 

Sumber artikel: Cekindo