Bekerja di Bidang Akunting dan Keuangan

Hampir tidak ada perusahaan, besar maupun kecil, yang tidak mempunyai divisi yang bertanggung jawab atas keuangan organisasi termasuk diantaranya membuat laporan keuangan. Laporan ini akan digunakan untuk menilai kesehatan dan perkembangan perusahaan serta sebagai bahan pertimbangan bagi stakeholder atau investor dalam mengambil berbagai keputusan yang melibatkan masa depan perusahaan. Laporan ini juga bisa mencerminkan kinerja kerja karyawan yang bertanggung jawab atas pengelolaan manajemen perusahaan tersebut.

Besarnya peran dan fungsi divisi keuangan membuat demand atau permintaan akan tenaga kerja di bidang ini terus meningkat. Di jobsDB.com sendiri ada sekitar ribuan lowongan di bidang akunting, perpajakan dan keuangan yang ditayangkan. Banyaknya permintaan juga membuat ilmu akuntansi dan keuangan banyak diminati calon mahasiswa dengan harapan bisa bekerja di bidang yang paling dibutuhkan perusahaan.

Berdasarkan data lowongan kerja yang tayang di jobsDB.com, beberapa posisi favorit bidang akunting yang paling sering dibutuhkan oleh perusahaan adalah :

  1. Staff Akunting
  2. Accounting Supervisor
  3. Chief Accounting
  4. Internal Auditor

Staff Akunting
Karyawan yang memegang posisi ini bertanggung jawab untuk menjalankan proses akunting, cash advance dan laporan pengeluaran yang semuanya akan diintegrasikan ke dalam laporan keuangan.
Kualifikasi yang harus dimiliki untuk menjadi seorang staf akunting :

  1. Memiliki latar belakang pendidikan yang sesuai (D3 / S1 Akuntansi)
  2. Menguasai aplikasi komputer untuk akunting
  3. Memiliki kemampuan analisa yang baik
  4. Detail dan teliti.

Accounting Supervisor
Beberapa tugas penting seorang accounting supervisor adalah memastikan verifikasi dan finalisasi setiap entri jurnal keuangan harian perusahaan, menyiapkan laporan perputaran cash, laporan pajak perusahaan dan laporan keuangan. Seorang accounting supervisor juga harus menciptakan prosedur dan terus mengembangkan sistem internal untuk memastikan efektifitasnya.
Kualifikasi untuk accounting supervisor kurang lebih sama untuk staf akunting, hanya perlu ditambahkan pengalaman, paling tidak 5 tahun di bidang yang sama dan memiliki ilmu komunikasi yang baik, memiliki inisiatif tinggi dan bisa bekerja di bawah pengawasan minimal.

Chief Accounting
Tugas seorang chief accounting lebih kepada mengkoordinir operasional penyusunan laporan keuangan (bulanan maupun tahunan), membuat bujet perusahaan dan perencanaan aliran dana perusahaan. Chief accounting juga harus memimpin jalannya rutinitas di bagian keuangan serta bertanggung jawab akan fungsi total di bagian akunting. Posisi chief accounting memiliki kualifikasi yang sama dengan accounting supervisor dengan tambahan pengalaman paling tidak 5 tahun sebagai supervisor accounting, memahami seluk beluk perpajakan dan pengetahuan yang mendalam mengenai keadaan keuangan perusahaan. Personality traits yang harus dimiliki adalah sikap kepemimpinan yang cukup matang, self-motivated, memiliki manajemen waktu yang baik dengan keterampilan komunikasi yang baik.

Tingkatkan kesempatan Anda untuk direkrut. Buat profil jobsDB

Tingkatkan kesempatan Anda untuk direkrut. Perbarui Profil jobsDB

Internal Auditor
Posisi ini muncul dari kegiatan khusus bidang akuntansi dengan menggunakan metode penilaian. Secara luas fungsinya adalah membantu perusahaan untuk meraih target dengan melakukan aktifitas internal auditing. Dengan melakukan analisa proses, prosedur dan aktifitas bisnis dan pengawasan, internal auditor berusaha untuk menyempurnakan setiap aktifitas penilaian dan pengawasan. Scope dari tanggung jawab seorang internal auditor sangat luas mencakup diantaranya efektifitas operasional, reabilitas laporan keuangan, pendataan dan penjagaan aset perusahaan serta memastikan perusahaan berjalan sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku.
Kualifikasi yang harus dimiliki untuk menjadi seorang internal auditor:

  1. Memiliki latar belakang pendidikan akuntansi/ perpajakan
  2. Memiliki pengalaman di institusi keuangan, mempersiapkan rencana dan laporan audit
  3. Memiliki pengetahuan mengenai sistem dan peraturan perpajakan
  4. Terkadang memiliki sertifikat (contoh C.I.A) juga dibutuhkan
  5. Personality traits yang dibutuhkan antara lain adalah ; jujur, teliti, disiplin and bertanggung jawab.