The Beatles Way
beetle

Walaupun radio memiliki banyak keunggulan dibandingkan media lainnya, tetap saja musik adalah kekuatan utamanya. Karena musik bisa dinikmati sambil menyetir, sambil bekerja, sambil belajar dan sambil-sambil lainnya. Musik juga digemari oleh hampir semua orang, termasuk Anda bukan? Saya jadi teringat akan sebuah tulisan yang pernah saya baca di kaca belakang sebuah mobil, Without Music Life Would Be A Mistake. Ya, meskipun tidak seekstrim itu, musik memang teman yang menyenangkan untuk kita semua.

Saat itu beberapa tahun yang lalu saya bekerja di sebuah station radio di Jakarta sebagai Station Manager yang salah satu tugasnya adalah membuat program-program acara yang bisa disukai oleh pendengar. Dibuatlah program musik bertema The Beatles yang isinya informasi lengkap tentang band asal liverpool ini, tentu saja memutar lagu-lagunya juga. Yang menarik adalah, meskipun umumnya pendengar tidak hidup di era The Beatles, ternyata mereka sangat antusias dan pengetahuan mereka tentang The Beatles sangat baik. Bahkan mereka juga mendirikan komunitas-komunitas pecinta The Beatles. Itu menandakan bahwa musik bisa melintasi ruang dan waktu.

Seperti kita ketahui bersama, The Beatles adalah kelompok pemusik Inggris beraliran rock, dibentuk di Liverpool pada tahun 1960, seringkali dianggap sebagai pemusik tersukses secara komersial dan paling banyak mendapat pujian dalam musik populer. Sejak tahun 1962, kelompok ini terdiri dari John Lennon (gitar ritem, vokal), Paul McCartney (gitar bass, vokal), George Harrison (gitar utama, vokal), Ringo Starr (drum, vokal). The Beatles dipandang sebagai perwujudan ide-ide progresif, berpengaruh terhadap revolusi sosial budaya dekade 60-an.

Terlepas dari cerita-cerita miring dari para personilnya, kita harus mengakui bahwa banyak juga hal-hal positif yang bisa kita teladani dari kelompok pelantun From Me To You ini. Berikut adalah beberapa mutiara inspirasi yang bisa kita teladani dari mereka :

Melakukan hal yang disukai

Pertanyaan penting yang perlu kita lontarkan adalah, kenapa The Beatles bisa sukses? Tentu banyak jawaban atas pertanyaan itu, namun yang pasti adalah karena mereka menyukai apa yang dilakukannya itu, yaitu bermusik. Apakah mungkin kalau mereka tidak menyukai musik, bisa bertahan dalam menjalani proses suksesnya itu? Jelas tidak! Begitu juga dengan bekerja, jika kita senang melakukannya kemungkinan untuk berhasilnya lebih besar dibandingkan jika kita terpaksa melakukannya. Kalau begitu coba sekarang tanya pada diri Anda sendiri, apakah Anda menyukai apa yang dikerjakan sekarang?

Berkumpul dengan orang-orang yang memiliki minat yang sama

John Lennon, Paul McCartney, George Harrison, dan Ringo Starr sepakat membesarkan The Beatles karena mereka memiliki minat yang sama. Mereka sama-sama suka musik, mereka punya visi yang sama, mereka punya irama yang sama. Ya, mereka punya banyak kesamaan. Begitu juga dalam membangun sebuah usaha atau dalam mewujudkan target bersama, kita harus melakukannya dengan orang-orang yang memiliki pandangan yang sama. Kalau pun belum betul-betul sama, langkah yang penting untuk dilakukan adalah menyemakan persepsi atau dalam bahasa manajemennya adalah membuat visi dan misi.

Berkontribusi sesuai dengan keahlian masing-masing

Yang dimaksud dengan memiliki kesamaan bukan berarti memiliki keahlian yang sama. Bukan kah mereka para pentolan The Beatles itu disamping memiliki keahlian menyanyi juga memiliki spesialisasinya masing-masing di bidang alat musik? John Lennon memainkan gitar ritem, Paul McCartney memainkan gitar bass, George Harrison memainkan gitar utama, dan Ringgo Starr menabuh dram. Itu artinya, untuk sukses kita harus memiliki keahlian yang dipadukan dengan kehlian orang lain. Berkontribusilah sesuai dengan kekuatan masing-masing.

Berlaku profesional dan mengesampingkan keinginan pribadi

Lennon mengulangi kata-kata manajernya Brian Epstein, “Jika kau benar-benar ingin masuk ke tempat yang lebih besar, kau harus berubah – berhenti makan di panggung, berhenti menyumpah, berhenti merokok” Ia juga mengatakan, “kami terbiasa mengenakan pakaian yang kami suka, di dalam dan luar panggung. Ia berkata pada kami bahwa jin kurang terlihat bagus dan menyarankan untuk mengenakan celana yang lebih pantas.” Demi menjadi besar, akhirnya mereka mau mengesampingkan keinginan pribadi dan memilih bekerja profesional. Begitu juga kita seharusnya dalam berkarier.

Menjaga hubungan baik

Pepatah mengatakan “tidak ada pesta yang tak usai”, begitu juga dengan kejayaan The Beatles. Akhirnya mereka memutuskan untuk bubar. Dan puncak dari rasa duka para penggemarnya adalah ketika John Lennon ditembak dan meninggal dunia pada tangga 8 Desember 1980. Kabar baiknya adalah mantan personel The Beatles selepas bubar, mereka tetap saling mendukung dan membantu proyek solo masing-masing. Artinya mereka tetap menjaga hubungan baik. Ya, tidak selamanya kita selalu bersama, yang penting tetap menjaga hubungan baik.

Era The Beatles memang sudah berlalu, namun Love Me Do, P.S I Love You, I Want to Hold Your Hand, A Hard Day’s Night, Help, Ticket to Ride, Yesterday, Let It Be dan lagu indah lainnya masih berkumandang di hati para penggemarnya. Tentu saja pelajaran berharga bisa kita dapatkan dari mereka, tidak hanya sebatas yang sudah kita bahas di atas. Bahkan Larry Lange secara rinci mengungkap prinsip-prinsip meraih sukses berdasarkan kisah sukses The Beatles dalam bukunya yang berjudul The Beatles Way.

foto-sigit-risat-terbaru

Sigit Risat Motivator and Career Coach jobsDB.com Twitter: @SigitRisat

Sigit Risat adalah motivator dan trainer pengembangan diri menggunakan metode Mind Heart Connection (MHC), perpaduan psikologi terapan dan spiritual yang dikemas Fun, Inspiring and Touching (Edutainment). Selain memberikan In house Training untuk perusahaan-perusahaan dan menjadi pembicara di puluhan radio Indonesia, saat ini Ia memimpin PT. Harmoni Lima Inspirasi (Training and Event Organizer). Misi kehidupannya adalah : Menggugah kesadaran jutaan orang Indonesia menjadi pribadi berkarakter baik yang hidup dengan cinta kasih.

Sebagai bagian dari pelayanan kami kepada anda, jobsDB.com selalu berupaya menyediakan berbagai informasi mengenai dunia kerja, tips kepemimpinan, info karir dan tentunya puluhan ribu lowongan kerja terbaru. Besar harapan artikel diatas bermanfaat bagi anda