Apa yang Perekrut Cari Ketika Meng-googling Dirimu

Pernah bertanya-tanya mengapa kamu tidak mendapat panggilan untuk interview? Well, mungkin itu karena Google telah menurunkan citramu!

Perekrut-Cari-Ketika-Menggoogling-Tentangmu

Google, sebagai mesin pencari paling akurat saat ini, banyak digunakan oleh para perekrut untuk mencari tahu tentang profil kandidat. Memang kamu telah mengirimkan resume yang berisi tentang data dirimu. Namun, perekrut tentulah tidak bisa mengandalkan hanya dari selembar ataupun dua lembar dari resume untuk merekrut seseorang.

Saat ini, sebanyak 80 persen perekrut mencari tahu tentang profil kandidat melalui online sebelum mengundang untuk interview. Jika kamu tak kunjung mendapatkan panggilan wawancara kerja bisa saja perekrut tidak mendapatkan informasi pendukung  mengenai data dalam resume yang kamu tulis.

Ketika Perekrut Google Tentangmu

 

Portofolio Profesional

Sebagai contoh, kamu pernah bekerja sebagai kontributor di sebuah majalah dari 2006-2009 – perekrut yang bertanggung jawab akan segera mengecek apakah informasi tersebut benar atau tidak. Cara yang paling mudah adalah dengan mengeceknya secara online. Jika tidak ada artikel yang memuat namamu, rencana selanjutnya adalah dengan membuat portofolio secara online yang berisi kumpulan hasil tulisanmu. Selain itu, portofolio online juga dapat menambah kredibilitas seorang job seeker.  Kamu bisa menggunakan WordPress ataupun Tumblr sebagai media untuk menaruh portofolio-mu, selain mudah digunakan kedua media tersebut juga tidak menarik biaya sepeser pun.

Jejak Kaki Digitalmu

Menurut Webopedia, jejak kaki digital adalah bukti atau foot print yang ditinggalkan seseorang secara online, seperti email, meng-upload­ video dan berbagai macam informasi. Untuk perekrut, ini berarti mengecek sosial media dari kandidat dan termasuk bagaimana mereka berinteraksi di sosial media tersebut.

Kamu dapat mencegah hal buruk terjadi dengan cara meng-googling dirimu sendiri dan lihat apa yang mesin pencari tersebut hasilkan. Khawatir dengan profil sosial mediamu? (Baca artikel kami mengenai cara mencegah sosial media menghancurkan karirmu) Kamu bisa juga membaca bagaimana konten sosial media mempengaruhi pencarian kerja jika belum percaya bahwa menjaga image di dunia maya itu penting.

Kenalanmu

Pepatah yang mengatakan ‘bukan tentang siapa yang tahu kamu, tapi kamu tahu siapa’ sepertinya ada benarnya. Saat perekrut mengetahui siapa saja yang memberimu rekomendasi via online searching akan menjadi nilai tambah tersendiri bagimu. Merasa khawatir dengan tidak memiliki koneksi dengan siapapun? Gabung saja ke komunitas yang bergerak di bidang yang sama dengan bidangmu dan kamu akan menemui orang yang tepat. Kuncinya disini adalah menghubungkanmu dengan seseorang yang akan membuat perekrut berdecak kagum.

 

Walaupun perekrut melakukan pre-screening melalui online bukan berarti kamu harus takut dan berkecil hati. Jadikan,  pre-screening ini sebagai kesempatanmu untuk menunjukkan kamulah kandidat yang cocok dengan posisi yang ditawarkan perusahaan.

Iklan lowongan baru setiap hari berarti kesempatan baru. Jangan sampai ketinggalan. Buat Job Alert

Bergabunglah di Facebook Fan Page, follow Twitter, dan terhubunglah di G+ kami untuk mendapatkan informasi terbaru seputar dunia kerja. Jangan lupa share artikel yang ada di jobsDB agar dapat menginspirasi rekan-rekan Anda dalam berkarier.