Ajukan 10 Pertanyaan Berikut Sebelum Melamar Kerja

Resume merupakan senjata utama untuk melangkah menuju pekerjaan yang lebih baik. Ketika kamu sudah membuat resume yang mengesankan,  tentu kamu akan semakin percaya diri untuk melamar pekerjaan. Sehingga, membuat resume yang komprehensif dan bagus merupakan suatu kewajiban bagi setiap pelamar kerja.

Sebelum mengirimkan resume ke perusahaan incaranmu, ada baiknya kamu menanyakan 10 pertanyaan berikut ke diri sendiri.

10 Pertanyaan Sebelum Melamar Kerja

42512497_M

Apakah Kualifikasi yang Dibutuhkan Sesuai?

Kadang, merupakan sebuah hal yang mustahil apabila seorang kandidat benar-benar memenuhi semua kualifikasi yang diinginkan dari suatu lowongan pekerjaan, terlebih saat ini beberapa perusahaan atau perekrut menginginkan kualifikasi yang tidak main-main. Apabila kamu merasa sudah 75% kualifikasi yang suatu lowongan pekerjaan sesuai denganmu, maka kamu bisa mengirimkan resume. Namun, apabila kurang dari 75% maka sebaiknya urungkan niatmu untuk melamar pekerjaan, karena  hal tersebut hanya membuang-buang waktumu dan perekrut.

Apakah Saya Sudah Membaca Ulang Resume?

Perekrut tentu tidak senang melihat resume yang masih terdapat kesalahan tanda baca atau ejaan. Jadi, pastikan resume yang kamu kirim memang sudah sempurna dan tidak ada kesalahan sebelum kamu pakai untuk melamar pekerjaan. Kamu bisa meminta bantuan teman atau kerabat untuk membaca ulang resume dan minta pendapat mereka.

Apakah Resume Saya Sudah Ditunjukkan Kepada Orang yang Tepat?

Ketika mengirimkan resume melalui email, pastikan kamu mengirimkannya kepada orang yang tepat. Jika kamu tidak mendapatkan nama dari manajer HRD, periksa kembali iklan lowongan pekerjaan tersebut. Biasanya iklan lowongan pekerjaan memuat nama yang harus kamu kirimkan lowongan pekerjaan tersebut.

Apakah Ada Kata yang Klise atau Tidak Perlu dalam Resume Saya?

Walaupun kamu menginginkan resume yang dapat mengesankan perekrut, namun menambahkan kalimat seperti ‘pekerja keras’, ‘perhatian terhadap detail’ dan ‘dapat bekerja dalam tim’ tidak akan membantumu untuk mendapatkan pekerjaan. Kata-kata tersebut terdengar klise,  terutama terhadap perekrut kawakan. Selalu gunakan kalimat yang jelas dan akurat seperti penggunaan kata kerja yang aktif (‘menambah’, ‘membuat’, memimpin’, dll) untuk menunjukkan prestasi yang kamu raih.

 

Apakah Penghargaan yang Sudah Saya Dapat Ada dalam Resume?

Berbicara mengenai penghargaan yang kamu raih, cek kembali resume-mu. Apakah kamu sudah menuliskannya? Atau cara simple-nya kamu bisa memberikan detail keterangan mengenai apa tanggung jawabmu dalam pekerjaan terdahulu. Ingatlah bahwa pewawancara ingin mengetahui apa saja yang telah kamu kuasai dari pekerjaanmu terdahulu, bukannya jabatanmu sebelumnya.

 

Apakah Saya Sudah Mengikuti Aturan yang Tertulis dalam Iklan Lowongan Pekerjaan?

Apakah lamaran pekerjaan tersebut harus kamu kirimkan ke alamat email tertentu? Apakah kamu telah menjawab pertanyaan yang diajukan dalam iklan lowongan pekerjaan tersebut dalam karier objektifmu?  Apakah kamu diharuskan untuk mengirimkan portofolio?  jobsDB-ers, ingat lho, detail itu sangat penting. Jika ada perintah khusus yang tertera dalam iklan lowongan pekerjaan, maka sudah wajib hukumnya untuk mengikuti aturan tersebut.

 

Apakah Saya Sudah Menggunakan Kata Kunci yang Tepat?

Beberapa perusahaan besar dan job portal seperti jobsDB menggunakan sistem yang dapat melacak kandidat melalui kata kunci. Kata kunci tersebut digunakan HRD perusahaan untuk mencari kandidat yang mereka cari, sehingga apabila kamu menggunakan kata kunci yang kurang tepat maka resume-mu pun tidak akan dibaca oleh HRD. Jadi perhatikan ya, kata kunci yang akan kamu gunakan. Sesuaikan kata kunci pilihanmu dengan lowongan pekerjaan yang kamu incar serta keahlian yang kamu miliki.

 

Apakah Saya Sudah Menulis Data Pribadi Secara Lengkap?

Ya, ini memang merupakan hal yang paling mendasar. Namun, masih banyak dari kandidat yang tidak menulis data pribadi dalam resume mereka. Jadi pastikan ya, a telah menulis data pribadimu dengan lengkap, seperti nomor telepon rumah dan telepon genggam, alamat email dan kalau ada ID Skype. Jangan lupa juga untuk menuliskan data pribadi yang paling terbaru.

 

Apakah  HRD akan Memanggil Saya untuk Interview?

Finally, sebelum mengirimkan resume, tempatkan dirimu sebagai HRD manajer. Imajinasikan apa yang kamu lakukan apabila menerima resume seperti yang telah kamu buat. Apakah kamu akan memanggil kandidat tersebut untuk wawancara kerja? Atau malah membuangnya bersama tumpukan resume kandidat lainnya yang tidak cocok? Ayo jawab dengan jujur ya.

 

Sekarang apabila kamu telah selesai menjawab pertanyaan di atas, baca dan cek kembali resume-mu. Setelah yakin tidak ada kesalahan satu pun, maka ini saatnya untuk mengirimkannya. Best of luck!

Bergabunglah di Facebook Fan Page dan follow Twitter kami untuk mendapatkan informasi terbaru seputar dunia kerja. Anda juga dapat mengirim email ke digital@jobsdb.co.id untuk memberikan tanggapan mengenai artikel yang ada di jobsDB.