6 Hal yang Harus Dilakukan Ketika Kamu Kena PHK

 ketika-di-phk

Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bukan merupakan barang baru dalam industri ketenagakerjaan di Indonesia. Terlebih ketika krisis moneter pada tahun 1997 terjadi, gelombang PHK besar-besaran melanda negeri dan masih terasa hingga saat ini. Alasan perusahaan mem-PHK karyawan mereka pun beragam, dari mulai untuk mengurangi pengeluaran kantor atau karena adanya perubahan manajemen perusahaan. Apapun alasannya, kabar PHK merupakan pukulan yang sangat mengejutkan bagi yang mendengarnya.

Lakukan Hal Ini Ketika Di-PHK

Tetap Tenang

Teori memang lebih lebih mudah dari pada praktik, kami akui hal tersebut, namun cara terbaik adalah tetap menjaga pikiranmu tenang. Walaupun keadaan sedang panik dan suasana hati  sedang gundah, jangan sampai melakukan tindakan gegabah dan usahakan untuk berpikiran tenang. Dengarkan baik-baik apa yang dijelaskan oleh bos-mu ataupun HRD perusahaan sehingga tidak ada informasi yang terlewatkan. Perwakilan perusahaan akan menjelaskan situasi yang terjadi sebenarnya, jadi pasang telingamu lebar-lebar. Tanyakan beberapa pertanyaan perihal asuransi kesehatan atau sisa cuti yang belum kamu gunakan.

Mengingat kamu masih berada di ranah dunia kerja, jaga amarah agar reputasimu tetap terjaga. Pasti kamu akan merasa terkhianati oleh perusahaan namun bukan berarti kamu bisa bertindak seenaknya. Jika kamu ingin menangis, sah-sah saja kok untuk mengeluarkan air mata. Menangis bisa membantu untuk mengurangi ketegangan pasca mendengar berita pemecatan.

 

Tidak Ada yang Patut Disalahkan

Setelah mendengar berita PHK, biasanya para karyawan akan mempertanyakan apa yang menjadi kesalahan mereka sehingga terkena PHK. Padahal, PHK sama sekali berbeda dengan pemecatan. PHK terjadi dikarenakan strategi perusahaan untuk mengurangi pengeluaran. Perusahaan juga kadang mem-PHK karyawan untuk mengurangi jumlah karyawan karena kinerja mereka telah digantikan oleh mesin. Sedangkan dipecat adalah dikeluarkannya karyawan karena ia tidak bisa melaksanakan tanggung jawab selama bekerja atau berkelakuan tidak baik.

Jadi, jangan pernah menyalahkan siapapun – terlebih lagi menyalahkan diri sendiri.

 

Tetap Memberikan yang Terbaik

Biasanya berita PHK akan berjarak sekitar 1 bulan sebelum tanggal penetapan hari terakhir bekerja. Hal tersebut berarti kamu masih akan berinteraksi dengan rekan kerja selama sebulan ke depan. Pastikan hari-hari terakhirmu berjalan dengan baik sehingga kamu meninggalkan kesan baik di perusahaan. Selesaikan pekerjaan yang sekiranya belum tuntas, agar kamu tidak meninggalkan hutang pekerjaan.

Usahakan untuk tidak membicarakan hal buruk tentang rekan kerja ataupun manajermu. Sebaliknya, berterimakasihlah pada mereka atas pelajaran dan pengalaman berharga selama kamu bekerja di perusahaan tersebut. Manfaatkan waktu yang tersisa di kantor untuk meninggalkan kesan baik yang kemungkinan bisa membantumu pada karier ke depannya.

Meminta Dukungan Orang Sekitar

Terkena PHK, entah itu dari pekerjaan yang kamu sukai atau tidak, sudah pasti kamu akan merasa kehilangan sumber penghasilan. Menceritakan masalah tersebut kepada kerabat merupakan salah satu cara yang dapat ditempuh untuk mengurangi stress pada saat hal seperti ini terjadi. Katakan kepada mereka apa yang terjadi dan mintalah dukungan yang akan meringankan bebanmu.

Kamu juga bisa berbagi cerita kepada rekan yang bernasib sama – karena mereka betul-betul mengerti apa yang kamu rasakan sehingga kalian bisa memberi dukungan satu sama lain.

Atur Strategi

Merupakan hal yang wajar bila kamu merasakan kaget, sedih dan galau setelah mendengar berita PHK, namun jangan terlalu lama  larut dalam perasaan tersebut. Jernihkan pikiran dan atur ulang strategi ke depan merupakan jalan yang tepat. Setelah tidak lagi bekerja, berarti kamu telah bebas dari jam kerja dan kamu harus memanfaatkan waktu luang tersebut.

Yang harus diperhatikan adalah kondisi tabungan setelah kamu tidak lagi mendapat gaji bulanan. Sampai berapa lamakah uang ditabungan bisa menyokong gaya hidupmu? Apakah kamu harus mendapat pekerjaan baru dengan cepat atau tidak? Atau uang ditabunganmu bisa digunakan untuk berlibur sejenak? Kedua pilihan tersebut tidak ada yang salah selama kamu merasa pilihan tersebut merupakan yang terbaik untukmu.

Satu hal yang baik dari PHK adalah kamu akan mendapat uang kompensasi dari perusahaan. Setiap karyawan yang terkena PHK, perusahaan wajib membayar sejumlah uang yang setara dengan gaji atau setara dengan masa kamu mengabdi di perusahaan.

 

Perubahan Merupakan Hal Baik

Oke, mungkin ini terdengar sulit untuk dipercaya, namun di-PHK oleh perusahaan bisa membawamu kepada hal baik. Gunakan waktu lowongmu untuk memikirkan kembali apa yang sesungguhnya menjadi impianmu. “Apakah pekerjaanmu selama ini sesuai dengan passion yang kamu miliki? Apakah hubunganmu dengan keluarga atau pacar selama ini memburuk karena kamu terlalu fokus bekerja? Apakah bekerja semakin menjauhkanmu dari Tuhan?” Sekarang, setelah tidak bekerja, kamu mempunyai kesempatan untuk memperbaiki yang sekiranya perlu perbaikan.

 

Manusia tidak dapat meramalkan yang akan terjadi di hari esok.  Kamu mungkin tidak mempunyai pemikiran akan kabar PHK, namun artikel kami ini bisa kamu jadikan pedoman ketika kabar tidak mengenakkan tersebut datang.

Bergabunglah di Facebook Fan Page dan follow Twitter kami untuk mendapatkan informasi terbaru seputar dunia kerja. 

Tingkatkan kesempatan Anda untuk direkrut. Buat profil jobsDB

Tingkatkan kesempatan Anda untuk direkrut. Perbarui Profil jobsDB