5 Tips Menulis Resume dari Head of Human Resource Google

rsz_tips_menulis_resume_google1Bagi sebuah perusahaan yang menerima sekitar 50.000 resume per minggu, sulit dibayangkan bagaimana orang-orang Google menyaring setiap resume untuk mendapatkan yang terbaik. Laszlo Bock, Vice President of People Operations Google menyoroti beberapa poin yang cukup penting ketika dirinya meninjau resume dan menyeleksi kandidat untuk diwawancarai. Pastikan hal-hal berikut tercermin pada resume kamu.

 

Cek ejaan, tanda baca dan tata bahasa kamu

Kita tahu bahwa perkara ejaan dan tata bahasa merupakan hal yang sangat dasar tapi percayalah bahwa banyak sekali orang melakukan kesalahan terkait hal ini ketika menulis resume-nya. Faktanya, Bock mengatakan bahwa dirinya melihat ejaan, tanda baca serta beberapa bahasa yang keliru. Ia menulis “Typo merupakan kesalahan fatal karena perekrut akan menginterpretasikan hal tersebut sebagai sesuatu yang menunjukkan bahwa Anda lemah terhadap hal-hal kecil, kegagalan dalam menjaga suatu kualitas.”

Baca berulang-ulang resume agar kamu dapat menemukan kesalahan-kesalahan yang mungkin tidak kamu sadari. Untuk menghindari kesalahan ini, Bock menyarankan agar kamu meminta bantuan orang lain untuk memeriksa resume kamu. Mata orang lain selalu lebih jeli menangkap kesalahan dibanding mata si penulis.

 

Tetap rapi dan simpel

Berikut beberapa hal teknis. Pertama, font sebaiknya tidak kurang dari 10 poin; kedua, margin sebaiknya tidak lebih kecil dari setengah inci; terakhir, jaga konsistensi ukuran font, jenis font dan formatting. Semuanya berkaitan dengan konsistensi. Untuk mencegah format yang berantakan, Bock merekomendasikan untuk mengirim resume kamu dalam bentuk PDF.

 

Jangan tunjukkan informasi yang bersifat rahasia

Apa kamu masih ingat perjanjian yang pernah kamu buat dengan perusahaan kamu sebelumnya? Jangan ceritakan hal tersebut di dalam resume kamu untuk mencegah timbulnya informasi yang sensitif. Bock menyatakan terdapat sekitar 5 – 10 % resume menunjukkan informasi yang bersifat rahasia. Bagaimana hal ini dapat merusak lamaran kamu? Mengacu pada Bock, kandidat yang mencantumkan informasi rahasia di dalam resume-nya tidak menutup kemungkinan akan menyebarluaskan rahasia perusahaan Google jika seandainya kelak mereka dipecat. Singkat kata, mereka tidak dapat dipercaya.

 

Batasi resume kamu maksimal dua halaman

Resume yang panjang tidak selalu lebih baik. Aturan praktisnya, keseluruhan panjang resume sebaiknya tidak lebih dari dua halaman. “Pikirkan hal ini: satu-satunya tujuan dari resume adalah untuk membuat Anda dipanggil wawancara. Hanya itu. Resume tidak bertujuan untuk meyakinkan manajer perekrut untuk berkata ‘ya’ pada Anda (ini merupakan tujuan wawancara) atau untuk menceritakan kisah hidup Anda,” ungkap Bock.

Layaknya kualitas yang lebih unggul daripada kuantitas, resume yang singkat akan lebih diperhatikan. Resume itu akan menggambarkan keahlian kamu dalam meringkas, mengombinasikan dan mengorganisir informasi secara efektif. Jika kamu merasa kamu dapat membuatnya hanya dalam satu halaman, maka ini akan lebih baik. Jangan memaksakan untuk mengisi jika terdapat bagian yang kosong. Manajer perekrut akan berterima kasih untuk itu.

 

Jujur

Selalu terdapat dilema moral yang besar di setiap proses penulisan resume. Berbohong atau jujur? Sungguh, kamu tahu jawaban dari pertanyaan ini.

Pemeriksaan referensi dan pencarian Google dapat dengan mudah menginvestigasi kebenaran informasi kamu. Jika ketidak jujuran kamu terkuak setelah proses pemeriksaan referensi dan latar belakang, kebohongan ini akan membuat kamu dipecat dari pekerjaan di kemudian hari. Bock menjelaskan bahwa menuliskan kebohongan pada resume adalah hal yang tidak perlu. Ini jelas salah – dan setiap kebohongan yang kamu berikan akan mengikuti ke manapun kamu pergi. Bock juga menambahkan, “Ibu kita mengajarkan kejujuran.”

 

Tips menulis resume dari Bock membantu membuat resume kamu menonjol walaupun kamu tidak melamar pekerjaan di Google. Jadikan ini sebagai masukan dari sang ahli. Selanjutnya, kamu telah mengetahui apa yang harus dilakukan saat menulis resume.

Nah jobsDBers, sekarang kamu sudah paham apa yang sebenarnya penting dalam menulis resume. Silakan berikan komentar kamu di bawah. Semoga sukses!!

Bergabunglah di Facebook Fan Page, follow Twitter, dan terhubunglah di G+ kami untuk mendapatkan informasi terbaru seputar dunia kerja. Jangan lupa share artikel yang ada di jobsDB agar dapat menginspirasi rekan-rekan Anda dalam berkarier.

Iklan lowongan baru setiap hari berarti kesempatan baru. Jangan sampai ketinggalan. Buat Job Alert