4 Jawaban Anti Mainstream yang Bisa Kamu Pakai Untuk Menjawab Pertanyaan Mainstream Wawancara Kerja

4 Jawaban Anti Mainstream untuk Menjawab Pertanyaan Wawancara Kerja yang Mainstream

Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk stand out saat sesi wawancara kerja. Kamu bisa mengenakan aksesoris seperti kalung yang meriah, mengenakan sepatu terbaik yang cocok, membawa catatan untuk menjelaskan ide brilian yang kamu punya hingga mengirimkan email setelah sesi interview berakhir.

Namun, ada cara lain yang paling simple dan terbukti paling efektif agar pewawancara terkesan denganmu, yakni dengan memberikan jawaban mengesankan pada pertanyaan paling umum yang ditanyakan oleh perekrut.

Kamu harus ingat bahwa pekrerut pastinya telah mendengar jawaban yang sama setiap sesi wawancara kerja dan pastinya mereka akan bosan dengan jawaban standar. Jadi, pastikan membuat mereka tetap mendengarkanmu dengan memberikan jawaban yang mengesankan.

Menjawab Pertanyaan Wawancara Kerja

 

Ceritakan Diri Anda

Pertanyaan ini bukan ditanyakan agar kamu menceritakan perjalanan hidupmu dari bayi hingga saat ini. Perekrut hanya ingin mengetahui mengapa kamu tertarik dengan posisi yang kamu lamar dan apa kualitas yang kamu miliki.

Jadi, jangan memberikan jawaban yang menceritakan tentang biodatamu (Nama saya Kevin dan saya seorang penulis dan content strategist). Sebaiknya, kamu menceritakan dari mulai bagaimana kamu memutuskan untuk berkarier di suatu bidang dan mengapa kamu melamar posisi tersebut.

Contohnya:

Pada 2001, saya bekerja sales executive di salah satu perusahaan IT. Membantu klien merupakan pengalaman yang mengesankan, tapi saya lebih tertarik pada bagaimana membuat HTML dan web design – kemudian saya mulai menggunakan waktu luang untuk berkumpul dengan teman-teman yang berprofesi sebagai web designer dan menanyakan mengenai project yang sedang mereka garap. Saya juga sempat mengikut kelas untuk membahas UI dan UX.

Saat saya mengikuti kelas tersebut, saya menemukan iklan lowongan di perusahaan Anda dan tertarik untuk melamar di perusahaan Anda. Saya juga sempat melihat design web Anda dan saya semakin yakin untuk dapat segera bekerja di perusahaan ini.”

Kenapa Akan Berhasil:

Otak kita dirancang untuk dengan mudah mengingat cerita. Dan juga format ini akan menunjukkan seberapa besar passion-mu terhadap pekerjaan dan perusahaan, yang pastinya merupakan hal menarik di mata perekrut.

 

Apa yang Menjadi Kelebihan Anda?

Kebanyakan orang akan menanggapi pertanyaan ini dengan jawaban , “Berkat pengalaman saya di perusahaan X, saya menguasai di bidang Y.” Kemudian, kandidat akan menjelaskan apa kekuatan mereka yang bisa menguntungkan bagi posisi yang dilamar.

Namun, kamu bisa melakukan hal ini dengan lebih baik dengan menjelaskan situasi seperti apa yang membuatmu mahir terhadap suatu hal lalu disambungkan dengan pekerjaan yang kamu lamar.

Contohnya:

Saya merupakan seorang yang proaktif. Contohnya, ketika saya menjabat sebagai Community Manager di Gofish, saya menyadari bahwa kami tidak mempunyai blueprint untuk menjangkau potensial klien – setiap sales executive mengirimkan proposal penawaran versi mereka sendiri. Hal ini tentulah sangat tidak efektif dan tidak efesien. Jadi saya memutuskan bersama dengan tim lainnya untuk membentuk partnership  dan membuat beberapa guidelines. Hasilnya penjualan meningkatkan dua kali lipat tahun ini.

Saya juga merupakan orang yang tidak ingin melewatkan kesempatan, sehingga saya mencari beberapa poin yang sekiranya menjadi titik lemah perusahaan sehingga dapat dicari jalan keluar dari permasalahan tersebut.

Kenapa akan Berhasil:

Sekali lagi, penjelasan dengan tipe bercerita seperti ini akan sangat berhasil. Dengan menceritakan bagaimana kamu membentuk pengalamanmu, HRD akan teringat dan paham bagaimana kamu mengasah skill. Terlebih lagi, kamu menambahkan poin bahwa kamu ingin selalu untuk berkembang.

Berikan Alasan Kenapa Kami Harus Merekrut Anda

Ketika ditanyakan alasan apa yang bisa membuat pewawancara yakin untuk merekrut kandidat biasanya kandidat akan menjawab dengan kemampuan mereka yang dapat menunjang pekerjaan nantinya. Jika kamu menjawab dengan cara seperti tersebut, percayalah, bukan hanya kamu saja yang memberikan jawaban dengan meng-list kemampuan yang dimiliki kepada pewawancara.

Contohnya:

Berdasarkan pengamatan saya, brand Anda lebih memilih untuk fokus ke content marketing dibandingkan display advertising. Pemasaran produk Anda memang menarik dengan berbagai macam campaign yang kreatif, namun saya yakin jika Anda merekrut orang yang mempunyai background analisis data yang kuat, impact yang akan dihasilkan pun akan besar. Bila Anda merekrut saya, saya akan memakai kemampuan saya dibidang analisis kuantitatif untuk meningkatkan pencapaian campaign perusahaan, menambah kerja sama dengan banyak pihak dan meningkatkan branding perusahaan.

Kenapa akan Berhasil:

Salah satu alasan kenapa perekrut akan meng-hire­ kandidat adalah karena mereka percaya bahwa kandidat tersebut mampu memecahkan masalah yang akan dihadapi perusahaan. Jadi pastikan selama wawancara kerja berlangsung, kamu bisa menjawab dan menyakinkan perekrut bahwa kamu lah orang yang tepat untuk membantu memecahkan permasalahan yang akan dihadapi perusahaan di masa depan.

 

Apakah Ada Pertanyaan

Kamu pastilah paham bahwa jawaban ‘tidak ada pertanyaan’ adalah jawaban yang sangat salah dari pertanyaan ini. Jika perekrut menanyakanmu ‘apakah ada pertanyaan’ sebaiknya kamu gunakan kesempatan ini untuk menanyakan pertanyaan sebanyak mungkin dan sejelas mungkin. Salah satunya kamu bisa mengajukan pertanyaan berikut:

Apakah ada yang bisa saya lakukan di waktu sekarang hingga Anda menetapkan keputusan akan merekrut saya untuk meningkatkan saya direkrut oleh perusahaan ini?

Kenapa akan Berhasil

Mengajukan pertanyaan seperti di atas dapat menjawab keraguan yang masih ada dalam benak perekrut mengenai apakah kamu kandidat terbaik atau bukan. Atau bahkan saat sesi wawancara kerja tadi kamu melewatkan untuk menyebutkan kemampuan terbaik yang kamu miliki – contohnya jika mereka mengatakan bahwa mereka membutuhkan kandidat yang mengerti mengerti strategi SEO, kamu bisa mengatakan kamu sedang mempelajari tentang SEO, sehingga kesempatan untuk direkrut semakin besar.

Dengan begitu, kamu akan terlihat semakin percaya diri dan berdedikasi – dan hal tersebut dapat dijadikan penutup wawancara kerja yang manis.

Iklan lowongan baru setiap hari berarti kesempatan baru. Jangan sampai ketinggalan. Buat Job Alert

 

Menjadi stand out saat wawancara kerja merupakan salah satu tantangan yang dihadapi oleh pencari kerja. Untuk itu lah sebisa mungkin, jawab pertanyaan wawancara dengan cara lain yang tidak basi. Ingat lho, perekrut telah menanyakan pertanyaan yang sama ke semua kandidat sehingga jika mereka mendengar jawaban yang standar tentulah mereka akan bosan dan bahkan tidak mempertimbangkan kandidat tersebut. Tetap semangat meraih pekerjaan yang lebih baik ya! Happy is a better job.

Bergabunglah di Facebook Fan Page dan follow Twitter kami untuk mendapatkan informasi terbaru seputar dunia kerja. Anda juga dapat mengirim email ke tania@jobsdb.co.id untuk memberikan tanggapan mengenai artikel yang ada di jobsDB.