4 Alasan Mengapa Resume Milikmu Belum Mendapatkan Respon HRD

Belum mendapat panggilan HRDPerjuangan mendapatkan pekerjaan yang tepat dimulai dari membuat resume yang dapat mengesankan HRD. Maka itulah tidak heran apabila kamu bekerja keras dalam membuat resume yang impressive. Setelah kamu melihat-lihat ribuan lowongan pekerjaan yang tersedia di jobsDB, dari mulai arsitek, desain interior, pemasaran hingga perbankan, begitu menemukan lowongan yang menarik minat dan pikiran, kamu segera melamar ke pekerjaan tersebut. Dan, sekarang kamu bertanya-tanya kapankah lamaran pekerjaanmu mendapat respon dari HRD.

Alasan Paling Umum Kenapa Kamu Belum Mendapatkan Panggilan HRD

 

Kami mengerti, masa-masa menunggu respon dari HRD dapat membuat frustasi dan galau, terlebih lagi bila kamu sudah berlatih dengan giat mengenai pertanyaan-pertanyaan yang sekiranya diajukan oleh pewawancara.

Lalu, sebenarnya apa yang salah? Mengapa resume-mu belum mengantarkan ke pekerjaan yang tepat? Ada banyak alasan yang menjadi faktor terhadap hal tersebut. Diantaranya…

Kualifikasimu Tidak Sesuai dengan yang Dicari

Jika kamu melamar pekerjaan yang mempunyai kualifikasi 3 tahun pengalaman bekerja, sedangkan kamu merupakan seorang fresh graduate, maka jangan harap HRD akan memanggil untuk ke tahap selanjutnya. Intinya be realistic.

Untuk mencegah rasa kekecewaan yang akan timbul kamu harus memperhatikan dengan seksama kualifikasi apa yang dicari untuk suatu lowongan pekerjaan. Lamarlah pekerjaan yang sesuai dengan kualifikasi yang kamu punya. Jika kamu menemui lowongan pekerjaan yang kualifikasinya hampir mirip dengan kemampuan yang kamu punya (misalnya saja ada satu kualifikasi yang tidak sesuai dengan kemampuan yang kamu miliki), jelaskan di cover letter bahwa kamu menyadari ada satu aspek yang tidak sesuai dengan kemampuan dan jelaskan juga bahwa kemampuanmu yang lain dapat menunjang pekerjaan tersebut nantinya.

Tidak Mengikuti Format Resume

Kamu mungkin mempunyai pemikiran bahwa apabila format resume-mu lain daripada kandidat lainnya, maka HRD akan mempertimbangkan dirimu. Pemikiranmu tersebut sangat jelas salah. Kamu haruslah mengikuti format resume yang sudah ditetapkan oleh suatu perusahaan. Tidak ada pengecualian dan tidak ada bantahan. Ketika HRD perusahaan tersebut melihat resume kandidat yang tidak mengikuti format, besar kemungkinan bahwa resume kandidat tersebut tidak akan dilihat oleh mereka.

Iklan lowongan baru setiap hari berarti kesempatan baru. Jangan sampai ketinggalan. Buat Job Alert

Mengirimkan Cover Letter yang Sama ke SEMUA Perusahaan

Kesalahan paling dasar yang sering dilakukan pencari kerja adalah membuat template cover letter berarti dapat mengirimkan cover letter tersebut ke semua perusahaan. Sebuah template cover letter adalah sebuah contoh sebagai pegangan membuat cover letter versimu sendiri. Isi dari cover letter harus disesuaikan dengan perusahaan dan posisi yang kamu lamar. Baca ulang setiap perusahaan yang akan kamu kirimkan lamar pekerjaan dan buat cover letter yang sesuai dengan perusahaan tersebut sespesifik mungkin.

Contohnya, apabila kamu menemukan lowongan pekerjaan sebagai entry-level web designer, dan kebetulan kamu berminat dengan posisi tersebut, jelaskan di cover letter bahwa kamu tertarik dengan lowongan pekerjaan tersebut. Masih kebingungan bagaimana membuat cover letter? Klik di sini.

Resume-mu Tertumpuk Resume Kandidat Lain

Saat kamu melamar pekerjaan di jobsDB, apakah kamu telah memeriksa kapan iklan lowongan pekerjaan tersebut ditayangkan? Jika kamu melamar iklan lowongan pekerjaan yang tayang sudah seminggu, maka sudah pasti resume-mu tertumpuk diantara kandidat lainnya. Lalu bagaimana caranya agar resume milikmu berada di atas pencarian? Simple, dengan cara memantau terus iklan lowongan pekerjaan yang kamu mau. Jika memungkinkan, ceklah iklan lowongan tersebut sekali atau dua kali sehari. Begitu kamu melihat iklan lowongan pekerjaan yang menarik minat, maka itu tanda untuk segera melamar pekerjaan tersebut.

Apabila kamu merasa poin-poin diatas sama dengan pemikiranmu, ambil langkah pencegahan sesegara mungkin. Memang tidak ada garansi bahwa kamu akan mendapatkan panggilan wawancara kerja secapatnya, namun langkah pencegahan dapat meningkatkan kesempatanmu untuk melangkah ke tahap selanjutnya. Bersabarlah dan poin yang penting adalah jangan duduk diam termangu. Tetaplah aktif mencari pekerjaan. Jaga networking, lakukan riset dan selalu kembangkan kemampuan agar kesempatan bekerja semakin terbuka lebar.

Bergabunglah di Facebook Fan Page, follow Twitter, dan terhubunglah di G+ kami untuk mendapatkan informasi terbaru seputar dunia kerja. Jangan lupa share artikel yang ada di jobsDB agar dapat menginspirasi rekan-rekan Anda dalam berkarier.