10 Pertanyaan Sebelum Merekrut Karyawan Baru

getty_482232067_9706529704500176_76446Foto: Getty Image

Proses merekrut kandidat memang kadang dapat melelahkan Anda sebagai perekrut. Hal ini terjadi apabila iklan lowongan kerja sudah terpasang sejak lama, namun kandidat belum juga didapat. Kami mengerti, mendapatkan kandidat berkualitas dan kompeten tidaklah mudah dan tentu jika merekrut kandidat yang salah akan membawa kerugian yang tidak sedikit untuk perusahaan. Terlebih lagi, user sudah mendesak kapankah Anda bisa mendapatkan kandidat untuk segera bekerja menempati posisi yang kosong. Wah, kalau keadaan Anda seperti tersebut tentulah pressure yang sedang Anda tanggung sangat tinggi namun sebenarnya, langkah apa yang seharusnya Anda ambil?

Sebelum memutuskan akan merekrut seorang kandidat, Anda sudahlah harus mengerti bahwa proses perekrutan tidak hanya sekedar memasang iklan lowongan pekerjaan dan menunggu kandidat melamar untuk posisi tersebut. Proses perekrutan terjadi  jauh sebelum kedua hal tersebut.

Untuk mendapat hasil rekrutmen yang terbaik, penting bagi Anda untuk mengerti benar posisi apa yang sedang dicari untuk mendapatkan kandidat potensial. Berikut 10 tips dari kami yang dapat membantu Anda merencanakan proses perekrutan untuk mendapatkan hasil maksimal.

 

Tips Merekrut Karyawan Baru

 

Apa Alasan Anda Melakukan Proses Rekrutmen?

Kenapa perusahaan Anda mencari karyawan baru? Apa posisi pekerjaan ini posisi khusus? Apakah posisi pekerjaan ini untuk mengisi kekosongan tim atau untuk melebarkan bisnis perusahaan?

 

Untuk Apa Tujuan Posisi Pekerjaan Tersebut?

Apakah tujuan mencari karyawan baru adalah untuk achieve target perusahaan Anda? Atau dengan kata lain, apa saja KPI (Key Performance Indicators) untuk karyawan baru tersebut?

Siapakah Pengambil Keputusan Akhir?

Siapa saja yang terlibat dalam proses rekrutmen ini dan sebagai apa posisi mereka? Siapa yang akan memimpin? Siapa saja yang akan mewawancarai para kandidat?

 

Apa Tanggung Jawab Karyawan Baru?

Tanggung jawab apa saja yang akan diemban oleh karyawan baru? Apa mereka sudah pantas diberi tanggung jawab yang sedemikian tersebut? Apakah mereka dapat menjawab pertanyaan nomor 1?

Apa Jabatan  Karyawan Baru Nanti?

Apakah jabatan tersebut sudah menjelaskan posisi dan tanggung jawab secara jelas? Jika posisi tersebut merupakan posisi senior atau manajer, apakah jabatan karyawan baru sudah menggambarkannya?

 

Apa Saja Kualifikasi yang Perusahaan Anda Butuhkan?

Apa background, skill dan pengalaman yang Anda cari sudah ada di calon karyawan tersebut? Apa cukup relevan dengan tanggung jawab karyawan yang ada di pertanyaan nomor 4?

 

Kepada Siapa Karyawan Tersebut Melakukan Report?

Apakah karyawan baru tersebut hanya perlu melakukan report kepada satu atasan saja? Bagaimana peniliaian yang akan dilakukan terhadap karyawan tersebut?

Berapa Gaji Karyawan Baru?

Apa dasar pemikiran perusahaan Anda memutuskan merekrut karyawan baru? Berapa besar gaji yang sanggup perusahaan Anda berikan ke karyawan tersebut?

 

Dimana Rencana Anda Menyebarkan Lowongan Pekerjaan?

Berapa budget perusahaan dalam menyebarkan lowongan pekerjaan? Dimana Anda akan mem-posting iklan lowongan pekerjaan ini? Berapa lama iklan akan dipasang?

 

Bagaimana dengan Timeline-nya?

Kapan Anda akan menyebarkan iklan lowongan pekerjaan?  Sampai kapan iklan akan dipasang? Kapan Anda akan melaksanakan interview kerja? Kapan karyawan baru akan masuk kerja?

Merekrut karyawan baru memang tidak bisa sembarangan. Sebelum memasang  iklan lowongan pekerjaan di jobsDB, ada baiknya Anda mempertimbangkan 10 hal di atas. Happy hiring.

Bergabunglah di Facebook Fan Page dan follow Twitter kami untuk mendapatkan informasi terbaru seputar dunia kerja. Anda juga dapat mengirim email ke digital@jobsdb.co.id untuk memberikan tanggapan mengenai artikel yang ada di jobsDB.