Sehatkah Makan Siang Anda?

Terkadang dengan padatnya pekerjaan, makan siang adalah prioritas nomor sekian untuk Anda. Jangankan memikirkan menu sehat makan siang, menyelesaikan pekerjaan dan mengejar target deadline saja sudah menyita waktu dan perhatian. Saat waktu makan siang tiba, rasanya lebih baik untuk menyelesaikan pekerjaan, sambil makan dimeja dengan makanan yang paling gampang didapatkan. Kalau sudah begitu, fast food delivery atau aneka jajanan manis dan gurih seperti gorengan jadi solusinya. Yang penting kenyang, mungkin begitu yang ada dalam pikiran Anda.

Jika hal tersebut seringkali bahkan tiap hari Anda lakukan, inilah saatnya untuk mulai berubah dan menghentikan kebiasaan tersebut. Makan siang, yang merupakan waktu personal, harus diseimbangkan dengan kehidupan karier Anda. Istirahat sejenak atau get away dari tugas justru bisa menyegarkan pikiran dan tubuh Anda. Reclaiming waktu makan siang membantu Anda untuk fokus untuk memilih menu makanan yang lebih sehat.

Beberapa cara yang bisa membuat Anda untuk memilih menu makanan yang lebih sehat adalah berikut ini.

    1. Bawa bekal makan siang sendiri. Semakin banyak konsensus dari ahli nutrisi yang menyatakan bahwa Anda akan makan lebih sehat jika meluangkan waktu untuk merencanakan menu dan menyiapkan makan siang sendiri. Selalu bawa sayur dan buah. Jika Anda juga ingin membawa cemilan, idealnya pilihlah yang mengandung cukup serat, protein dan karbohidrat.
    2. Kontrol porsi. Bawa bekal secukupnya, jangan membawa makanan ekstra, terutama makanan kecil yang mengandung fat-infused carbohydrate. Jika Anda cukup dengan 1 porsi nasi saat makan di rumah, maka seharusnya di kantor Anda juga cukup dengan porsi yang sama. Yakinlah bahwa manusia memiliki tendensi alami untuk menghabiskan porsi sebesar apapun yang ada dihadapan mereka. Dengan membatasi porsi makanan yang dibawa, Anda akan terhindar dari mengudap makanan yang tidak dibutuhkan tubuh.
    3. Hindari minuman karbonasi. Banyak alasan untuk tidak minum soda diantaranya; memicu terjadinya dehidrasi, tingkat keasamannya yang tinggi mempengaruhi lambung Anda, mengandung pemanis sintetis yang seringkali dikaitkan dengan banyak penyakit lain dan masih banyak lagi. Ganti soft drink dengan teh hijau atau hitam dan air putih biasa.
    4. Jangan makan di meja kerja. Walaupun Anda membawa bekal makan siang, carilah tempat lain untuk menikmatinya. Makan di depan komputer membuat Anda tidak bisa berkonsentrasi untuk makan, justru mengingatkan akan pekerjaan yang belum selesai seperti deadline yang makin dekat. Alih-alih menikmati makan siang, Anda justru malah tegang dan stress. Bangun dari kursi dan melangkahlah ke ruangan lain. Beberapa kantor memiliki ruang rekreasi yang cukup besar untuk dimanfaatkan sebagai ruang makan. Ajak rekan kerja yang juga membawa bekal sendiri untuk makan bersama.
    5. Didik diri Anda dengan ilmu nutrisi yang praktis. Cari tahu makanan yang dikategorikan sehat dan makanan yang sebaiknya dihindari. Ketahui apa kata ahli gizi mengenai pola makan sehat terutama untuk pekerja. Update pengetahuan Anda dengan tren hidup sehat. Info tentang hidup sehat bisa dengan mudah didapatkan di berbagai situs kesehatan, majalah bahkan acara televisi.
    6. Batasi asupan kopi. Jika selama ini Anda ngopi tiap pagi, setelah makan siang dan sore hari, demi kesehatan, kurangi kebiasaan ini. Terlebih lagi jika kopi Anda ditambah dengan krim dan gula. Batasi asupan kopi Anda maksimum 2 cups perhari. Selain bersifat aditif, walaupun Anda merasa tubuh lebih segar dan alert setelah minum kopi, namun percayalah efek ini hanya sementara.
 

Manfaatnya memang tidak diperoleh dengan cepat. Namun usaha menjaga kesehatan adalah investasi jangka panjang. Tanpa kesehatan, pekerjaan Anda tidak akan bisa diselesaikan dengan baik sehingga produktifitas dan prestasi kerja juga tidak maksimal. Karena itu sudah selayaknya Anda mulai memperhatikan setiap hal yang bisa memberikan kontribusi bagi kesehatan Anda.