JobsDB CampNet

Optimalkan Networking dalam Job Hunting Anda

 

Seringkali konotasi negatif terlintas saat kita mendengar kata 'koneksi', terutama dengan hal-hal yang berkaitan dengan proses mencari kerja. Kadangkala dengan alasan nepotisme, fresh graduate yang umumnya masih memegang idealisme tinggi, enggan memanfaatkan bantuan dari kenalan, keluarga, atau kerabat dalam mencari kerja. Padahal sesungguhnya informasi yang beredar dalam jejaring atau network adalah salah satu akses terbesar ke lowongan kerja.


Jejaring potensial tidak perlu harus orang strategis dalam perusahaan. Semua orang dalam anggota jejaring Anda memiliki potensi sebagai sumber informasi lowongan, baik sekedar memberikan saran karir atau mengenalkan Anda pada jejaring baru yang bisa membantu Anda mengakses informasi lowongan kerja.


Sangat disarankan bagi para fresh graduate seperti Anda, untuk mulai membangun jejaring atau yg lebih dikenal sebagai network. Bahkan kalau bisa, bangunlah sejak Anda masih jadi mahasiswa. Beberapa tips yang bisa membantu Anda untuk mulai membangun network adalah sebagai berikut :


Bersosialisasi. Bagian yang tersulit adalah ketika harus bertemu orang baru, berkenalan, dan menciptakan contact list. Bagi Anda yang tergolong tidak pandai bergaul, cobalah menjalin komunikasi dan silaturahmi lebih intens dengan orang-orang yang telah Anda kenal, seperti keluarga besar, alumni, dosen/guru, teman, lalu kembangkan jejaring Anda melalui mereka. Bergabunglah dengan grup-grup yang memiliki interest yang sama dengan Anda, agar lebih mudah mendapatkan teman.


Jaga network. Setelah anggota network Anda mulai tumbuh, jangan lupa untuk terus berhubungan dengan mereka sekalipun hanya sekedar untuk bertukar salam dan menanyakan kabar. Jalin terus komunikasi meskipun Anda tidak sedang ada keperluan dengan mereka jika tidak ingin dianggap 'berbaik-baik karena ada maunya'. Ingatlah orang yang Anda temui, kirimkan e-mail dan telepon agar lebih mudah untuk melakukan follow up.


Always be prepared. Terkadang Anda tidak tahu siapa yang akan Anda temui dan kesempatan apa yang sedang menanti Anda. Oleh karena itu, saat menghadiri event, seminar, atau konferensi yang bermanfaat menambah networking, jangan lupa untuk selalu membawa CV dan kartu nama Anda (jika Anda punya). Tidak perlu yang terlalu canggih, asalkan merepresentasikan siapa Anda dan nomor kontak Anda sudah cukup. Cara praktis lainnya adalah dengan membawa soft copy CV atau port folio dalam flash disk. Kapanpun dibutuhkan, Anda bisa dengan cepat memperlihatkan CV dan port folio. Perhatikan pula etika dan bijaksanalah menilai situasi-kondisi pada saat memberikannya.


Bergabunglah dalam milis atau jejaring sosial. Menurut sebuah situs pencari kerja online, 1 dari 5 manajer rekrutmen mencari tahu calon karyawannya lewat situs jejaring sosial. Bahkan sekarang lowongan atau tawaran pekerjaan dapat diposting langsung di halaman account sang employer dan siapapun bisa melihat bahkan menaruh CV. Kemudahan akses akan hidden job market seperti inilah yang harus dimanfaatkan. Selain mendapat kenalan, info lowongan terbaru, juga dapat langsung berhubungan dengan employer.


Jadi anggota organisasi keprofesian. Meskipun belum mendapat pekerjaan, tidak ada salahnya menjadi anggota keprofesian yang Anda minati. Selain mengenal profesi tersebut lebih dalam, Anda juga akan mendapat career advice dari para ahlinya. Biasanya mereka juga suka bertukar info seputar pekerjaan, disinilah Anda bisa memanfaatkan peluang.


Menggunakan koneksi sebagai cara mendapatkan pekerjaan bukanlah nepotisme selama dilakukan dengan benar dan bertanggung jawab. 'toh Anda hanya berusaha untuk mengakses informasi saja, bukan meminta carte blanche atau keistimewaan agar diterima kerja. Selama Anda memenuhi requirements-nya, jejaring Anda hanyalah berfungsi sebagai pembuka jalan saja. Oleh karena itu, segera bangun networking Anda demi mendapat pekerjaan impian Anda.