Tips Mengisi Waktu Selama Menganggur (1)
Selama belum mendapatkan pekerjaan tetap, para fresh graduate akan mengalami masa-masa tanpa kegiatan berarti alias menganggur. Jika bekerja adalah orientasi setelah lulus kuliah tentunya kesibukannya adalah menghadiri wawancara dan tes-tes seleksi kerja, itu pun tidak rutin waktunya. Hari-hari akan dilewati dengan mencari dan melamar lowongan kerja yang ada di media apa saja, semisal surat kabar dan job portal. Memang terasanya nyaman selama satu atau dua minggu, namun percayalah setelah menginjak bulan-bulan selanjutnya dan pekerjaan belum juga didapat, kebosanan dan keputusasan mulai datang menghampiri.
Seringkali Anda kehilangan akal mencari ide apa yang harus dilakukan untuk mengisi waktu. Padahal dalam wawancara kerja seringkali employer menanyakan kegiatan Anda sejak lulus hingga kini. Jika Anda gagal menyampaikan bahwa Anda tidak melakukan apapun selain mencari kerja, percayalah bahwa sang employer akan menangkap kesan bahwa Anda tidak produktif dan tidak bisa mengelola waktu. Kalau sudah begitu, menjadi 'pengacara' (pengangguran banyak acara) terlihat sebagai opsi yang lebih baik, asalkan kegiatannya positif dan bermanfaat bagi kemajuan diri.
Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengisi waktu menganggur Anda agar jadi lebih efektif dan produktif :
Volunteering.
Dengan melakukan kerja sukarela di organisasi sosial atau bergabung dalam LSM misalnya, Anda akan diterjunkan langsung ke dalam sebuah struktur organisasi yang jelas. Anda akan memiliki posisi yang jelas, lengkap dengan tanggung jawab, mendapatkan pengalaman bekerja, sekaligus kesempatan memperluas jejaring.
Bergabung dalam organisasi profesi.
Pastikan keanggotaan Anda tidak pasif. Cobalah untuk terlibat lebih jauh dalam organisasi seperti menjadi anggota kepanitiaan untuk sebuah event. Bertemu dengan orang-orang yang seprofesi bisa menambah wawasan, memperluas jejaring bahkan mendapatkan akses lebih ke informasi lowongan kerja.
Back to school atau ikuti kursus.
Setelah lulus, ilmu/keterampilan jadi jarang terpakai. Kelamaan menganggur bisa membuat Anda mulai outdated dengan perkembangan trend dibidang Anda. Refresh otak dan update keterampilan dengan mengikuti kursus atau kuliah S2. Memang memerlukan biaya, namun anggap saja sebagai investasi demi mendapat karir yang baik.
Ikut program magang.
Anda memang tidak mendapat penghasilan, namun pengalaman, ilmu dan keterampilan yang diperoleh akan jadi nilai lebih dan nilai jual Anda dalam menghadapi persaingan dunia kerja nanti. Apalagi jika Anda cukup berprestasi, siapa tahu ada kemungkinan diangkat jadi pegawai. Dengan magang Anda juga bisa merasakan suasana dan iklim kerja sehingga dimasa depan proses adaptasi Anda saat baru bekerja berlangsung lancar dan lebih cepat.
Lanjutan
|