JobsDB.com - Interactive Recruitment NetworkJob search, talent recruit & career resources for Indonesia job market
 
Tetap Optimis Saat Mencari Pekerjaan

Monday, March 26, 2007 - 13:10 WIB
 
[-] Text [+]

Resah, gelisah, putus asa seringkali menyelimuti perasaan seseorang yang hingga saat ini masih berusaha mencari kerja. Mencari pekerjaaan memang tak semudah membalik telapak tangan. Banyak proses yang harus dilalui di tengah persaingan yang semakin ketat.

Sarwani (26) gelisah di ruang tunggu sebuah perusahaan pertambangan di Jakarta Selatan. Hampir genap tiga tahun wanita muda itu menyandang status pengangguran usai lulus dari salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta. “Saya pasrah, kalau kali ini saya gagal lagi mendapatkan pekerjaan,” katanya lirih.

Sulitnya mencari pekerjaan di negeri ini bukan hal yang aneh. Berdasarkan data dari Departemen Tenaga Kerja, hingga pertengahan tahun ini sedikitnya 40 juta orang tercatat belum memiliki pekerjaan untuk menjamin hari tua mereka. Sedangkan Biro Pusat Statistik mencatat sedikitnya 10,3 juta orang di Indonesia masuk dalam kategori pengangguran terbuka. Sedangkan 27,9 juta orang lainnya masuk dalam kategori pengangguran setengah terbuka.

Pemerintah memang tidak tinggal diam dalam membantu dunia usaha agar dapat berkembang dan menciptakan kesempatan kerja. Tidak cuma itu, pemerintah juga akan membantu pencari kerja meningkatkan keterampilan dan memfasilitasi pencari kerja. Untuk mendukung itu, Departemen Perindustrian (Deperin) menargetkan pembangunan industri nasional hingga 2009 mampu menyerap tenaga kerja 2,64 juta orang atau 13,6% secara nasional.

Kendati demikian, kenyataannya mendapat pekerjaan masih “barang langka”. Angka pengangguran terus membengkak dan bertambah hingga 600 ribu pengangguran hingga Juni tahun ini. Angka yang memprihatinkan mengingat jumlah perusahaan yang ada di negeri belum mampu menampung angka pengangguran sebesar itu. “Kami mencatat setidaknya 400.000 perusahaan yang masih beroperasi di Jawa dan Bali,” ungkap Managing Director & CEO Jobs DB Indonesia Eddy S Tjahja.

Sarwani adalah satu dari sekian puluh juta anak negeri ini yang belum mendapatkan pekerjaan. Situasi itu yang membuatnya kian frustasi, tapi tahukah kita bahwa rasa frustrasi menunggu datangnya panggilan itu jauh lebih menyakitkan hati?

Namun hal itu tidak mungkin dihindari selain bertahan dan bersabar. Kiat-kiat berikut, semoga mampu pertahankan pemikiran positif kita untuk bersabar dan terus berusaha.

1. Rajin-rajinlah ngobrol dengan teman
Teman curhat yang baik akan banyak membantu. Camkan saran-saran yang diberikan, siapa tahu bermanfaat bagi Anda. Semakin banyak masukan yang diberikan semakin baik bagi anda.

2. Buat catatan
Simpan catatan-catatan tentang nomor telepon atau kapan dan kemana saja kita mengirim lamaran pekerjaan. Hal-hal kecil seperti itu kadang akan lebih memudahkan saat melakukan follow-up.

3. Bagi waktu dengan baik
Atur berapa lama waktu yang akan dihabiskan untuk membuat surat lamaran yang akan dikirimkan baik melalui riset maupun melalui website atau cara lain. Kita tidak perlu berharap terlalu banyak atau merasa kecewa saat tidak mampu menyelesaikan apa yang telah ditargetkan tepat pada waktunya.

4. Tentukan tujuan
Motivasi adalah hal terpenting dalam mempertahankan harapan agar tidak mudah putus asa. Jangan rancang target yang berlebihan. Tetap realistis dan berusaha untuk konsisten menjalankannya.

5. Perkuat keyakinan diri
Jangan biarkan diri Anda larut dalam frustrasi berkepanjangan! Bila Anda memerlukan peralatan kosmetik baru (parfum atau lipstick misalnya), makan dessert yang enak, atau melakukan massage hanya supaya anda merasa lebih baik, lakukan saja.

6. Kumpul dengan teman-teman
Sediakan waktu misalnya sekali dalam seminggu atau sebulan untuk berkumpul dengan teman-teman Anda (yang mungkin senasib), tanya perkembangan masing-masing termasuk menjelaskan tentang perkembangan anda sendiri. Usahakan agar suasana berlangsung santai dan tidak mengeluarkan banyak uang.

7. Jeli Melihat Peluang
Kini, berbagai ajang pameran bursa kerja kerap diadakan. Bak jamur di musim hujan! Luangkan waktu untuk terlibat di ajang tersebut. Jangan pernah menyerah terhadap keadaan. Tapi, Anda juga harus jeli event mana yang memiliki kualitas paling tinggi. Jangan sampai Anda membuang waktu percuma demi sebuah event yang belum teruji. Anda harus jeli melihat kredibilitas penyelenggara ajang tersebut. Salah satu yang harus Anda datangi adalah ajang pameran bursa kerja yang diselenggarakan oleh Asia Expo dan disponsori JobsDB.com bertajuk CAREER 2007 “The 1st Premium Paperless Job Fair”. Acara ini diselenggarakan tanggal 28-29 Maret 2007 di Grand Ballroom Hotel Menara Peninsula Jakarta.

Beberapa kiat tersebut hanya sebagian dari banyak cara membangun rasa optimis. Maklum, menjalani proses pencarian pekerjaan sering kali menjemukan, berliku-liku bahkan kadang menghabiskan biaya yang tidak sedikit. Namun semua itu berpulang kepada individu, bagaimana ia mampu mengelola optimistik itu sesuai dengan keutuhan hati dan perasaan masing-masing. Kenapa harus pesimis kalau di balik itu terbentang peluang untuk maju..Semoga tetap optimis. (ich)

*Jobs DB